Kebakaran di Ketapang

FAKTA BARU Diungkap Kapolres Ketapang Perihal Penyebab Kebakaran yang Tewaskan Anak 7 Tahun

Kapolres Ketapang, AKBP Siswo Handoyo mengungkapkan fakta baru perihal dugaan yang menjadi penyebab kebakaran.

FAKTA BARU Diungkap Kapolres Ketapang Perihal Penyebab Kebakaran yang Tewaskan Anak 7 Tahun
pol
Tim Inafis melakukan penyelidikan atas musibah kebakaran rumah huni di Jalan MT Haryono, Kelurahan Tengah Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), tepatnya di depan BCA MT Haryono, Jumat (03/01/2020). Seorang anak 7 tahun menjadi korban dalam musiban ini. 

Kapolres Ketapang, AKBP Siswo Handoyo mengungkapkan fakta baru perihal dugaan yang menjadi penyebab kebakaran yang menewaskan seorang anak berusia tujuh tahun, di Ketapang, pada Jumat (03/01/2020) malam.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan oleh pihaknya, api memang diduga berasal dari hubungan pendek atau korsleting listrik.

Namun, diterangkan Kapolres bahwa korslet itu sudah terjadi sebelum kebakaran.

"Menurut keterangan Rustiana, bahwa api berasal dari korsleting arus listrik. Dimana sebelumnya memang ada listrik yang konslet di dalam kamar, namun Midzi (ayah korban-red) belum sempat diperbaiki," ujar Kapolres kepada Tribunpontianak.co.id.

Kronologi Kebakaran di Ketapang Korban Anak Lumpuh Terpanggang! Ayah Bekerja dan Pintu Terkunci

Kapolres menyatakan bahwa ayah korban bernama Midzi sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di sebuah rumah makan, di kawasan Jl MT Haryono.

Pihaknya telah meminta keterangan Midzi. Dari ayah korban terungkap bahwa sekira pukul 16:45 WIB, Midzi yang sedang bekerja mendapat kabar bahwa rumahnya mengalami kebakaran.

Pada saat diketahui pertama kali, api dengan cepat membesar dan merembet ke ruko yang ada di depan rumahnya.

"Sedangkan anak korban yang mengalami disabilitas sejak lahir (lumpuh) dan terbaring didalam kamar tidak dapat diselamatkan," ungkapnya. 

Pemadaman dilakukan dengan bantuan enam unit gabungan mobil pemadam kebakaran dari Pemda Ketapang serta yayasan pemadam kebakaran yang ada.

"Korban jiwa telah dievakuasi pada pukul 18.30 WIB dan dibawa ke RS Agoesdjam untuk dilakukan visum er revertum," tukasnya. 

Halaman
1234
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Haryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved