Waspadai Narkoba Jenis Baru, Polda Kalbar Gandeng Bea Cukai Perketat Pengawasan

Bahan tersebut di beli oleh seorang tersangka warga Pontianak berinisial MH dari Belanda dengan sistem pembayaran menggunakan Bitcoin.

Waspadai Narkoba Jenis Baru, Polda Kalbar Gandeng Bea Cukai Perketat Pengawasan
TRIBUNPONTIANAK/ferryanto
Kapolda Kalbar, Gubernur Kalbar, Pangdam XII Tanjungpura saat tunjukan barang bukti narkoba jenis Synthetic Cannabinoid. 

PONTIANAK - Direktur Reserse Narkoba Polda Kalbar Kombes Pol Gembong Yudha menyampaikan bahwa pihaknya akan memperketat pengawasan berbagai barang yang dikirim dari luar negeri ke Pontianak dengan menggandeng pihak Bea Cukai.

Hal ini menyusul di temukannya Synthetic Cannabinoid bahan dasar pembuatan tembakau Gorilla yang memiliki efek negatif 10 kali lebih kuat dari Ganja di Pontianak beberapa waktu lalu.

"Pengetatan kita pertama kita akan bekerja sama dengan beacukai Khususnya untuk pemantauan kiriman pos atau paket yang dari luar negeri, itu di skrining awal Bea Cukai," katanya saat pemusnahan barang bukti di Mapolda Kalbar, (21/12/2019). 

Selanjutnya, pihaknya pun akan gencar mensosialisasikan terkait narkoba jenis baru ini, agar masyarakat paham.

Bitcoin Digunakan Oknum Pemuda Pontianak Beli Bahan Baku Tembakau Gorilla dari Belanda

"Tterhadap jenis - jenis baru ini, akan kita sosialisasi kan ke masyarakat, sehingga mereka akan dengan mudah dan paham, tidak menggunakan jenis - jenis yang baru itu," jelasnya.

Diberitahukan sebelumnya, bahwa Polda Kalbar telah mengamankan seorang warga Pontianak dan warga Bandung terkait kasus Synthetic Cannabinoid bahan pembuat tembakau Gorilla.

Bahan tersebut di beli oleh seorang tersangka warga Pontianak berinisial MH dari Belanda dengan sistem pembayaran menggunakan Bitcoin.

Kombes Pol Gembong Yudha mengatakan bahwa setelah penyelidikan, diketahui bahwa MH dikendalikan oleh warga Bandung berinisial AR. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ferryanto
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved