Penyebab Banjir DKI Jakarta dan Sekitarnya, Berikut Penjelasan BMKG

Berdasarkan pengukuran curah hujan yang dilakukan oleh BMKG di tiga titik, curah hujan di Jakarta pada pergantian tahun 2020 tercatat tinggi.

Penyebab Banjir DKI Jakarta dan Sekitarnya, Berikut Penjelasan BMKG
Nicholas Ryan Aditya/Kompas.com
Sejumlah anak-anak bermain di tengah genangan banjir di Komplek BTN, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (1/1/2020) siang. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) mengungkapkan adanya curah hujan ekstrem yang menyebabkan terjadinya banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (1/1/2020).

Berdasarkan pengukuran curah hujan yang dilakukan oleh BMKG di tiga titik, curah hujan di Jakarta pada pergantian tahun 2020 tercatat tinggi.

Berdasarkan keterangan tertulis BMKG, hasil pemantauan itu yakni di Landasan Udara TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma (Jakarta Timur), curah hujan mencapai 377 milimeter (mm).

Kemudian, dari hasil pengukuran di Taman Mini (Jakarta Pusat), curah hujan tercatat sebesar 335 mm.

Terakhir, hasil pemantauan di Jatiasih, Bekasi, curah hujan tercatat sebesar 259 mm.

Kemudian, BMKG juga mencatat curah hujan tinggi sebelum 2020.

Berdasarkan catatan itu, intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkwn banjir besar pada tahun yang sama.

Sejumlah anak-anak bermain di tengah genangan banjir di Komplek BTN, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (1/1/2020) siang.(Nicholas Ryan Aditya)

Pada 1996, BMKG mencatat curah hujan di Jakarta sebesar 216 mm/hari. 

Yuni Shara Posting Rumah Mewahnya Terendam Banjir, Kakak Krisdayanti Ucap Syukur: Welcome 2020

Kemudian, pada 2002 BMKG mencatat curah hujan Jakarta sebesar 168 mm/hari.

Halaman
1234
Editor: Haryanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved