Gubernur Sutarmidji Sebut Penyebab Serapan Anggaran Hanya 91 Persen

Diterangkan Midji, rendahnya penyerapan anggaran dikarenakan ada beberapa proyek yang ditunda dan digeser.

Gubernur Sutarmidji Sebut Penyebab Serapan Anggaran Hanya 91 Persen
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menyampaikan kata sambutan dan arahanya dalam acara pembukaan Diseminasi Wakil Kepala Daerah Kabupaten/kota se Kalimantan Barat di hotel Aston Pontianak, Selasa (17/12/2019). 

PONTIANAK - Gubernur Kalbar Sutarmidji mengungkapkan jika penyerapan anggaran di Provinsi untuk tahun 2019 mencapai 91 persen.

"Untuk penyerapan anggaran tahun ini kemungkinan hanya mencapai 91 persen, lebih rendah dibanding tahun lalu yang mencapai 98 persen," kata Sutarmidji belum lama ini saat menggelar pertemuan dengan sejumlah awak media di Kantor Gubernur Kalbar.

Diterangkan Midji, rendahnya penyerapan anggaran dikarenakan ada beberapa proyek yang ditunda dan digeser.

"Karena saya tidak ingin pengerjaannya tidak berkualitas. Seperti di Jembatan Tebas tidak sesuai seharusnya jika tidak cukup waktu jangan dilakukan dan ini kita geser pengerjaannya tahun depan," ungkap dia.

Dikatakannya pula, beberapa pekerjaan telah selesai meski APBD tahun 2019 merupakan transisi pertama ia selaku Gubernur Kalbar sehingga masih banyak target yang akan di realisasikan.

Gubernur Kalbar Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Jelang Pilkada Serentak

"Beberapa akan diselesaikan termasuk pendidikan gratis bisa dijalankan semua kawasan dengan tahapan termasuk desa mandiri agar melampui target," tuturnya.

Lebih lanjut untuk 2020, mantan Wali Kota Pontianak dua periode ini menargetkan pembangunan fisik seperti bangunan kantor dan RS selesai.

"Untuk RS total Rp240 miliar dengan luas 18ribu meter persegi karena selain fokus pada insfrastruktur Kalbar akan melakukan percepatan yang menjadi daya dongkrak dalam segala hal," tukasnya.

Dorong Evaluasi Kinerja OPD

Wakil Ketua DPRD Kalbar, Sy Amin Muhammad mendorong Gubernur Sutarmidji melakukan evaluasi terhadap kinerja OPD yang tidak bisa bekerja maksimal.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved