Masalah Peti di Kapuas Hulu Jadi Persoalan Besar Bagi Masyarakat

Menurutnya, berbagai macam penyakit yang dialami oleh masyarakat Lintas Kapuas, salah satu adalah seperti stanting.

Masalah Peti di Kapuas Hulu Jadi Persoalan Besar Bagi Masyarakat
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Jajaran Polsek Entikong saat menggerebek lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Punti Meraga, Desa Nekan, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Rabu (3/7/2019). 

KAPUAS HULU - Sejumlah masyarakat lintas Kapuas Kabupaten Kapuas Hulu, meminta pemerintah atau kepolisian agar serius memberantas penambang emas ilegal, yang kini semakin marak di Bumi Uncak Kapuas.

"Kalau kami lihat pihak terkait kurang serius memberantas penambang emas di Kapuas Hulu. Akibatnya masyarakat lintas Kapuas menjadi korban, akibat tercemarnya sungai Kapuas," ujar seorang warga Kecamatan Bunut Hilir, Ujang Suwan kepada Tribun, Senin (30/12/2019).

Menurutnya, berbagai macam penyakit yang dialami oleh masyarakat Lintas Kapuas, salah satu adalah seperti stanting.

"Pemerintahan selalu menyalahkan masyarakat, kurang mengkonsumsi daging ikan, sayur dan sebagainya. Pernah ndak Pemerintah melakukan uji laboratorium, sejauh mana tercemarnya sungai Kapuas akibat penambang emas," ucapnya.

Diharapkan, Pemerintah Kapuas Hulu agar segera menyikapi dengan serius dalam hal tersebut. Jangan sampai masyakarat lintas Kapuas jadi korban.

Akibat aktivitas Tambang Ilegal, 1000 Hektar Lahan Rusak di Singkawang

"Kalau masalah perut, kami di sungai Kapuas juga berbicara masyarakat perut," ungkapnya.

Warga lainnya, Bambang menyatakan masalah Peti di Kapuas Hulu menjadi persoalan yang sangat besar.

Kalau tak segera teratasi dengan baik, maka suatu yang akan terjadi seperti beberapa tahun yang lalu.

"Kita tau bersama saat ini, yang menikmati hasil penambang emas hanya segelintir orang saja, tetap kembali menjadi korban adalah masyarakat itu sendiri," ujarnya.

Dengan ini Bambang meminta Gubernur Kalbar, Kapolda, Bupati Kapuas Hulu, Kapolres dan pihak terkait agar kembali membahas masalah Peti di Kapuas Hulu.

"Sebab ada yang dirugikan baik kesehatan, lingkungan, maupun lainnya," ungkapnya.

Hasil pantauan Tribun, beberapa titik penambang emas di Kapuas Hulu yang masih beroperasi seperti, daerah Suruk Kecamatan Bunut Hulu, Kecamatan Boyan Tanjung, Lintas Timur Kecamatan Putussibau Selatan, Kecamatan Pengkadan, Kecamatan Hulu Gurung, Kecamatan Jongkong, dan sejumlah kecamatan lainnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved