Lonjakan Wisatawan ke Singkawang Tingkatkan PAD, Wali Kota Minta Pelaku Usaha Berinovasi

Disamping itu, juga perlu kreativitas pelaku usaha untuk selalu berinovasi agar produk mereka menarik untuk dibeli wisatawan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ZULKIFLI
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie takjub setelah melihat pertama kali Gerhana Matahari Cincin secara langsung di Kota Singkawang Kamis (26/12/2019). 

SINGKAWANG - Wisatawan belakangan menyerbu Kota Singkawang untuk mengisi waktu libur panjang, baik Natal tahun baru dan juga moment gerhana matahari cincin.

Hal ini pun disambut optimis Pemerintah Kota Singkawang untuk peningatan pendapatan asli daerah khususnya dari sektor pariwisata.

"Ini suatu kesempatan dan suatu peluang bagi kita. Bahkan ada hotel yang full. Kita tentu merasa senang bahagia, tentu dengan ini akan menambah pendapatan asli daerah," ujar Wali Kota Tjhai Chui Mie, Kamis (26/12/2019)

Dia mengatakan dengan semakin bertambahnya wisatawan datang ke Kota Singkawang, sudah barang tentu geliat perekonomian semakin bergairah.

Wisatawan Asal Malang Merinding Saksikan Gerhana Matahari Cincin dari Kota Singkawang

Ada banyak transaksi ekonomi yang terjadi.

"Wisatawan yang datang ini pasti membelanjakan uang, mereka paling tidak, untuk makan minum saja," ujarnya

Iklim wisata seperti ini memang diharapkan Pemkot Singkawang agar selalu terjadi.

Oleh karena itu berbagai event, wisata terus digalakan agar terus menambah daya tarik orang datang ke Singkawang.

"Kalau sepanjang tahun seperti ini tentu luar biasa untuk kesejahteraan masyarakat kita khususnya untuk sektor makanan minuman, belum lagi hotel restoran," ujarnya

Disamping itu, juga perlu kreativitas pelaku usaha untuk selalu berinovasi agar produk mereka menarik untuk dibeli wisatawan.

Sementara itu, sejak libur panjang bahkan beberapa hari sebelum Natal dan event gerhana matahari cincin, wisatawan mulai berdatangan ke Kota Singkawang.

Bahkan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Singkawang mencatat peningkatan hunian.

"Tingkat hunian waktu Natal 60 persen. Kalau untuk menjelang tahun baru dipikirakan bisa 100 persen," kata Ketua PHRI Singkawang, Mulyadi Qamal

Dia mengatakan, ini berdasarkan booking hotel saja satu minggu sebelum tahun baru, sudah mencapai 75 persen khususnya hotel-hotel terhabung dalam PHRI Singkawang.

Moment GMC di Kota Singkawang pasa (26/12/2019) lalu juga sedikit banyak semakin menambah daya tarik wisatawan.

PHRI Singkawang mengimbau jelang tahun baru, maupun event Cap Go Meh pada Februari mendatang, agar para pelaku usaha hotel maupun restoran, untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan agar wisatawan semakin terkesan.

"Kita imbau intuk membenahi diri lah untuk layanan tamu-tamu yang datang ke Kota Singkawang ," ujarnya

Saat ini, data PHRI Singkawang mencatat ada sebanyak 38 hotel dan 67 restoran.

Pihaknya juga menilai terjadi peningkatan kunjungan hampir setiap tahunya. 

Tunjukkan Kota Pariwisata 

Anggota DPRD Singkawang, Muhammadin, mengatakan bahwa Kota Singkawang memang terus berupaya menggalakan setor pariwisata, untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kita ketahui bahwa Singkawang adalah Kota Wisata, dengan harapan peningkatan pendapatan asli daerah, tentu saat acara Natal, tahun baru, kita tahu hotel restoran itu penuh."

"Nah paling tidak kita mendapatkan kontribusi untuk Pemda dalam bentuk PAD, yang cukup besar. Karena kita tahu kegiatan ini setiap tahun sangat luar biasa ," katanya

Sektor pariwisata ini erat kaitanya dengan pertumbuhan ekonomi dibilang perhotelan, restoran dan lainya sehingga menjadi pemasukan utama bagi daerah.

"Jadi PAD kita ini dari pajak hotel, restoran dan lain kurang lebih Rp 56 Miliar dari total PAD, Rp 161 Miliar. Nah yang paling besar memang masih dari perhotelan," ujarnya

Ini menurutnya, masih bisa bertambah.

Kuncinya pemerintah dan stake holder terkait harus mampu menunjukan Singkawang ini betul-betul Kota Pariwisata.

"Jadi tidak hanya promosi yang kita lakukan.Tetapi ketika orang datang tidak ada apa-apa yang dilihat."

"Maka kita disini harus jemput bola, membangun Singkawang ini dengan adanya kota pusaka bantuan, itu salah satu penunjang wisata kita bisa maju," ujarnya

Ia menilai, sejauh ini pemasukan dari sektor kunjungan wisata sudah sangat signifikan.

"Maka kedepan kita berharap Singkawang harus bisa menonjolkan, apa unggulan wisata di Kota Singkawang."

"Jadi bagaimana orang tidak bosan untuk datang berwisata. Dan masyarakat harus menjaga dengan bersikap ramah," tukasnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Zulkifli
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved