Laksanakan Rakerwil, LazisMu Sepakat Perkuat Peran di 14 Kabupaten Kota

bertujuan untuk memperkuat 14 LazisMu yang ada di kabupaten kota dan juga akan membentuk beberapa LazisMu daerah yang belum terbentuk

Laksanakan Rakerwil, LazisMu Sepakat Perkuat Peran di 14 Kabupaten Kota
TRIBUN/FILE
Pengurus LazisMu tingkat kabupaten kota berfoto bersama dengan pengurus LazisMu Provinsi Kalbar saat Rakerwil, Sabtu (28/12/2019). 

PONTIANAK - Empat Lembaga Amil Zakat Infaq Sedekah Muhammadiyah (LazisMu) Kabupaten Kota se-Kalimantan Barat menghadiri rapat kerja wilayah (Rakerwil) yang diselenggarakan oleh LazisMu Kalbar, di ruang kelas SMP Muhammdiyah 1 Pontianak, Sabtu (28/12/19).

Acara dibuka oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, sekaligus Badan Pengurus LazisMu Kalbar, H Nilwani Hamid.

Presiden PKS Sohibul Iman Sebut Alasan Pelaku Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan Tak Masuk Akal

Warga Sungai Tebelian Serahkan Bayi Orang Utan ke BKSDA dan SOC Sintang

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua LazisMu Kalbar H Ismail Syailillah dan jajarannya, serta Ketua LazisMu Kabupaten Kapuas Hulu Rabiatul Adawiyah, sekretaris LazisMu Kabupaten Landak Sugeng Iwanudin, ketua dan wakil ketua LazisMu Sambas Aspan Iskandar, Junadi, Ketua LazisMu Melawi Arif  Santoso, dan utusan dari Kubu Raya, beserta beberapa relawan LazisMu Kalbar yang ikut adil dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Dalam rapat kerja wilayah tersebut bertujuan untuk memperkuat 14 LazisMu yang ada di kabupaten kota dan juga akan membentuk beberapa LazisMu daerah yang belum terbentuk di antarannya LazisMu Kubu Raya, Mempawah, Bengkayang, dan Sekadau.

Ketua LazisMu Kalbar H Ismail Syailillah dalam sambutannya mengatakan LazisMu Kalbar dan daerah adalah harta karun yang belum tergali.

“Maka untuk menggali harta karun tersebut maka perlu adanya perumusan program yang menyentuh hati masyarakat untuk menyalurkan bantuannya,” ujar Ismail.

Sesi kedua dari rapat kerja tersebut juga membahas target pengihimpunan dana di tahun 2020, faundraising, melalui pembuatan medsos Faccebook  dan Istragram masing-masing daerah.

Selain itu juga dibahas penyebaran tabungan Infaq, dan juga legalitas sumber daya manausia dan keuangan, serta merumuskan program unggulan masing-masing daerah untuk tahun 2020.

Badan pengawas LazisMu Kalbar dalam sambutannya mengatakan untuk menghidupkan syaraiat islam, modal utamanya adalah mengembangkan melaui LazisMu, dan kita bergerak dalam rangka untuk jadi penegak, dan berkembangnya syariat islam itu.

“Harapan daerah-daerah ini bisa berkembang, kita harus bersama, karena kita memang dibutuhkan umat, dan untuk beribadah,” ucap Ismail.

Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved