KECEMASAN Rina Emilda Istri Novel Baswedan Pasca Polri Bekuk Oknum Polisi Terduga Penyiram Air Keras

Istri penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan, Rina Emilda, meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus penyiraman air keras

Kolase TribunNewsmaker - TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
KECEMASAN Rina Emilda Istri Novel Baswedan Pasca Polri Bekuk Oknum Polisi Terduga Penyiram Air Keras 

NOVEL BASWEDAN - Rina Emilda merasa cemas dan khawatir pasca pihak kepolisian menangkap dua orang oknum terduga pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan.

Istri penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan, Rina Emilda, meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus penyiraman air keras kepada suaminya.

Menurut dia, aparat kepolisian harus memperhatikan fakta-fakta yang ada terkait dengan insiden penyerangan terhadap suaminya tersebut.

"Semoga penyidik Polri memperhatikan objektivitas dari fakta-fakta yang ada," kata Rina, kepada Tribunnews.com, Sabtu (28/12/2019) pagi.

Rina Emilda pun merasa khawatir atau cemas terhadap upaya pengungkapan kasus tersebut.

Jawaban Singkat Mahfud MD Dikonfirmasi Penangkapan Pelaku Penyiraman Air Keras Novel Basedan: Bagus

Kronologi Dua Anggota Polri Pelaku Penyerangan Novel Baswedan Ditangkap, Misteri 2,5 Tahun Terungkap

Dia khawatir ada upaya pembentukan cerita untuk menutupi fakta yang sebenarnya.

"Cuma saya khawatir ada upaya membuat cerita yang menutupi fakta sebenarnya," tambahnya Rina Emilda kepada Tribunnews.com.

Penyidik senior KPK <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/novel' title='Novel'>Novel</a> Baswedan (kanan) bersama Istrinya <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/rina-emilda' title='Rina Emilda'>Rina Emilda</a> (kiri) hadir dalam aksi #SaveKPK 'Koruptor Makin Kotor, Kembali Tebar Teror' di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (15/1/2019). Dalam aksinya, mereka mendesak kepada Presiden Joko Widodo dan Pihak Kepolisian, dan KPK untuk melakukan penyelidikan terhadap berbagai teror yang mengancam pegawai KPK serta mendorong untuk dibuatnya tim khusus untuk memberikan perlindungan kepada pegawai KPK. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Penyidik senior KPK Novel Baswedan (kanan) bersama Istrinya Rina Emilda (kiri) hadir dalam aksi #SaveKPK 'Koruptor Makin Kotor, Kembali Tebar Teror' di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (15/1/2019). Dalam aksinya, mereka mendesak kepada Presiden Joko Widodo dan Pihak Kepolisian, dan KPK untuk melakukan penyelidikan terhadap berbagai teror yang mengancam pegawai KPK serta mendorong untuk dibuatnya tim khusus untuk memberikan perlindungan kepada pegawai KPK. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Berselang 2,5 tahun dari penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan di kediamannya di Kelapa Gading, aparat kepolisian akhirnya menangkap dua orang terduga pelaku.

Halaman
12
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved