Akhir Pelarian Residivis Pembunuh Janda Warkop Ditembak Mati Polisi, Kerap Gunakan Nama Samaran

"Kami masih mengumpulkan data terkait track record kejahatan pelaku ini, sebab ia juga merupakan pelaku kejahatan lintas provinsi," tambah Sandi.

Akhir Pelarian Residivis Pembunuh Janda Warkop Ditembak Mati Polisi, Kerap Gunakan Nama Samaran
TRIBUNJATIM.COM/Firman Rachmanudin
Akhir Pelarian Residivis Pembunuh Janda Warkop Ditembak Mati Polisi, Kerap Gunakan Nama Samaran 

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan pelaku yang ditembak mati Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya bernama Riyandi Prastawan (36) warga Jojoran Surabaya.

Catatan kepolisian, otak pelaku perampokan di sebuah warung kopi milik Suswati (55) di jalan Lakarsantri Surabaya, 31 Agustus 2017 itu merupakan seorang residivis.

31 Agustus 2017 silam, Suswati (55) janda pemilik warung kopi atau warkop di jalan Lakarsantri Surabaya dirampok dan dibunuh oleh segorombolan orang yang lalu melarikan diri.

"Pernah ditahan atas kasus senjata tajam di polsek Gubeng Surabaya, lalu kasus narkoba di Polsek Simokerto," beber Sandi, Jumat (27/12/2019).

Tak hanya itu, dalam pelariannya ke Jakarta, pelaku menggunakan nama samaran Slamet Handoyo lengkap dengan identitas eKTP palsu untuk berbuat aksi kejahatan.

"Di Jakarta 2018 pernah ditahan dengan kasus perampasan handphone di Polsek Senen dengan vonis 10 bulan penjara. Namanya juga berganti Slamet Handoyo.

KRONOLOGI Janda Muda Cantik Tewas Tanpa Busana, Mayat Pemandu Lagu Ditemukan di Kebun Jagung

Kronologi Remaja Perkosa Janda Cantik, Digagahi saat Pingsan hingga Remas Bagian Vital Berujung Maut

"Kami masih mengumpulkan data terkait track record kejahatan pelaku ini, sebab ia juga merupakan pelaku kejahatan lintas provinsi," tambah Sandi.

Sandi menegaskan tak akan berkompromi dengan para pelaku kejahatan di Surabaya jika melawan saat ditangkap maupun membahayakan korbannya saat beraksi.

"Tindakan tegas adalah tindakan terakhir yang bisa dilakukan kepolisian dalam proses menegakkan hukum.

Siapapun yang mencoba melawan saat ditangkap, membahayakan anggota dan membahayakan korbannya, maka saya perintahkan anggota untuk lakukan tindakan tegas tersebut," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Perampok yang Ditembak Mati Polisi Surabaya Kerap Beraksi Antar Provinsi, Ini Catatan Kejahatannya

Editor: Rizky Prabowo Rahino
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved