Kisah Wanita Hamil 7 Bulan Meninggal Dunia Dapat Siksaan Berat dari Suami dan Anak, Tubuhnya Lebam!

Video detik-detik mengerang kesakitan sebelum meninggal dunia viral di media sosial Facebook dan Instagram.

Kisah Wanita Hamil 7 Bulan Meninggal Dunia Dapat Siksaan Berat dari Suami dan Anak, Tubuhnya Lebam!
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/@ndorobeii
Wanita hamil tujuh bulan meninggal dunia pasca dapat penganiyaan dari suami dan anaknya 

Seorang wanita hamil tujuh bulan bernama Sanima Warga Desa Pamulaan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang merengang nyawa pasca mendapat penganiyaan berat dari sang suami dan anaknya sendiri.

Video detik-detik mengerang kesakitan sebelum meninggal dunia viral di media sosial Facebook dan Instagram.

Dilansir dari TribunMadura.com Kepala Desa Pamulaan, Masfur membenarkan terjadinya penyiksaan terhadap Sanima oleh suami dan anak saat hamil tujuh bulan.

 
Korban mengalami penganiayaan dan penyiksaan dari suami dan anaknya di rumahnya di Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan.

Masfur mengatakan, nama suami korban adalah Musa, sedangkan anaknya Jamal.

Akibat setiap hari menerima siksaan yang berat kata Masfur, Sanima sampai mengalami kebutaan.

Kisah Wanita Hamil 5 Bulan Ditinggal Suami Melaut, Hanya Bisa Pasrah Liat Rumahnya Ludes Terbakar

Kasus penyiksaan yang dilakukan oleh suami dan anak korban itu berlangsung selama tujuh bulan sejak hamil.

"Dengan kondisi seperti itu korban dijemput oleh keluarganya yang ada di Kabupaten Sampang," ujarnya, Selasa (24/12/2019).

"Namun setelah beberapa pekan, korban dijemput kembali oleh Musa dan Jamal untuk kembali pulang ke Kabupaten Bangkalan," sambung dia.

"Setelah itu, baru terjadi penyiksaan kembali yang dilakukan oleh Musa dan Jamal yang sampai mengakibatkan korban mengalami lebam disekujur tubuh dan meninggal," imbuh Kepala Desa.

Lantaran tidak mampu menerima penganiayaan terus menerus Sanima sempat menghubungi keluarganya yang ada di Kabupaten Sampang untuk menjemputnya karena sakit dengan alasan jatuh dari kamar mandi.

Keluarga pun langsung menjemput korban ke Kabupaten Bangkalan. Meski mengaku jatuh dari kamar mandi, namun keluarga tidak percaya.

Halaman
1234
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved