Breaking News:

Lasarus Tegaskan Usung Calon Bebas Jeratan Hukum di Pilkada 2020

Lasarus tak menampik akan membuka peluang bagi kader dari partai lain hingga non partisan diusung pada Pilkada di tujuh Kabupaten di Kalbar.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Ketua DPD PDI Perjuangan Lasarus usai menghadiri pembukaan Rakerda I PDI Perjuangan 

KUBU RAYA - Terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengizinkan mantan narapidana koruptor, asalkan sudah keluar dari penjara lebih kurang lima tahun untuk maju saat Pilkada 2020 mendatang.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kalbar, Lasarus menyatakan sikapnya dan secara tegas mengungkapkan partainya tetap memegang prinsip mengusung calon yang bersih dan terbebas dari jerat hukum apapun.

"Intinya kami tetap taat asas, mengacu pada aturan dan ketentuan yang berlaku. Prinsipnya, kami tentu mengusung orang yang bebas dari masalah hukum," tegasLasarus.

Terlepas dari itu, Lasarus juga tak ingin menutup peluang bagi mantan narapidana koruptor yang ingin maju Pilkad, karena hal itu dibolehkan oleh Undang-Undang.

Seleksi Calon Kepala Daerah, Gerindra dan PDIP Prioritas Usung Kader

Lebih lanjutnya, Lasarus mengatakan akan memprioritaskan kader yang berpotensi menang pada Pilkada serentak 2020 mendatang.

Lasarus membeberkan, dalam mengusung pasangan calon Pilkada serentak nanti, partainya akan memperhatikan hasil survei terlebih dahulu.

"Namun, hasil survei bukanlah indikator satu-satunya karena masih banyak faktor yang jadi bahan pertimbangan. Masukan dari kader, tokoh masyarakat dan seterusnya serta pengamatan langsung dari kami juga jadikan pertimbangan," terangnya.

Lasarus tak menampik akan membuka peluang bagi kader dari partai lain hingga non partisan diusung pada Pilkada di tujuh Kabupaten di Kalbar.

"Sifatnya kita terbuka untuk umum, tetapi kalau ada kader kami yang bagus, kita pasti lihat di internal dulu. Namun, jika calon yang bukan kader jauh lebih tinggi, mita juga harus realistis. Karena kita tidak mencalonkan hanya sampai menjadi calon, tapi jadi pemenang," ungkapnya.

Menurutnya, partai bermoncong putih tersebut akan cermat dalam melihat calon-calon yang memiliki
elektabilitas paling bagus dan yang paling diterima oleh masyarakat.

"Dalam hal ini koordinasi dengan parpol lain juga dilakukan untuk saling melengkapi tujuh kabupaten ini. Mungkin di kabupaten mana kita ngalah jadi wakil, di kabupaten mana kita jadi bupati," imbuh Lasarus.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 
 

Penulis: Septi Dwisabrina
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved