Breaking News:

KISAH Haru Pria Derita Lumpuh Layu, Sekeluarga Bertahan Hidup Makan Ubi & Jagung di Pedalaman Landak

Saya sudah lumpuh ndak bisa bergerak atau berbuat apa-apa untuk mereka. Uang tidak ada lagi untuk beli obat...

Penulis: Rizky Zulham | Editor: Rizky Zulham
Dokumentasi Penanggungjawab FRKP Br Stephanus Paiman OFM Cap
KISAH Haru Keluarga di Pedalaman Landak, Bertahan Hidup dengan Ubi dan Jagung hingga Tanpa Listrik 

LANDAK - Satu unit ambulance milik FRKP dan JPIC Cap 4x4 meluncur ke arah Simpang Tiga Karangan menuju Darit, Rabu tgl 18 Desember 2019 pkl 09.15 WIB.

Perjalanan rombongan kemudian melewati perapatan simpang 4 pasar Darit menuju ke arah Desa Kayu Ara dan lanjut ke Kecamatan Meranti, tepatnya dusun Peluntan Behe.

Yang dituju adalah rumah kediaman Juliardi Ati, yang lumpuh akibat tertimpa pohon saat bekerja bersama temannya menebang pohon.

Saat Team FRKP & JPIC Cap memberi salam di depan pintu, tampak seorang gadis kecil berumur 10 tahun sedang mengelap wajah serta tubuh seorang bapak yang berbaring tak bergerak.

Sesekali gadis kecil itu menyuapi si bapak dengan buah yang telah dikupas nya (setelah didekati ternyata buah rambai yang masih muda).

Setelah memperkenalkan diri, saya langsung membuka pembicaraan.

”Pak Ati masih ingat dengan bapak ini? (Sambil menunjuk pak Ali driver ambulance yg sekitar 2 minggu lalu mengantar pak Ati pulang dari RS Sudarso kerumahnya)"

“Terima kasih pak sudah mengantar saya pulang ke rumah “ ujar Pak Ati yang terbaring tak berdaya.

Saat asyik berbincang, terlintas aroma hangus yang membuat putri mungil pak Ati harus segera beranjak ke dapur.

Tanpa disadarinya, saya mengambil inisiatif untuk mengikutinya dari belakang dan ternyata dia sedang merebus ubi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved