Dijatuhkan Sanksi Peringatan, Ruhermansyah Sebut DKPP Masih Sayang Bawaslu

Bawaslu Provinsi, kata dia, tinggal menunggu saja dari Bawaslu RI, karena yang diperintah untuk melakukan tindak lanjutnya Bawaslu RI.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Ketua Bawaslu Kalbar, Ruhermansyah 

PONTIANAK - Ketua Bawaslu Provinsi Kalbar, Ruhermansyah mengungkapkan jika pihaknya menerima dengan lapang dada sanksi peringatan yang diberikan DKPP pada Bawaslu Provinsi terhadap aduan Maria Lestari.

Bahkan, ia menyebutkan jika putusan DKPP tersebut menunjukan jika lembaga kehormatan penyelenggara pemilu itu masih sayang dengan Bawaslu.

"Itu kewenangan DKPP, karena mereka memiliki yuris diksi untuk melakukan pemeriksaan atas dugaan etik yang dilaporkan warga negara yang merasa keberatan pada penyelenggara pemilu," katanya, Kamis (19/12/2019).

Bawaslu Provinsi, kata dia, tinggal menunggu saja dari Bawaslu RI, karena yang diperintah untuk melakukan tindak lanjutnya Bawaslu RI.

Bawaslu RI Lakukan Fit and Proper Test Cari Pengganti Lomon

"Kalau untuk lebih clear, tidak berasumsi, tentu kami berharap para pihak membaca pertimbangan majelis, bukan semata-mata amar putusannya, tapi bagi kami DKPP masih sayang dengan kami, ibaratnya ayah dengan anak," bebernya.

Lebih lanjut, mengenai putusan rehabilitasi Bawaslu Landak, Ruher mengatakan jika pihaknya akan segera menindaklanjuti putusan DKPP.

"Tentu artinya menjelaskan berdasarkan amar putusan bahwa kita memulihkan nama baiknya, jadi kita beri ketetapan sebagaimana putusan DKPP terkait perkara ini," pungkasnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved