Lantik 60 Kades, Ini Arahan Bupati Muda Mahendrawan
Muda Mahendrawan mendorong seluruh kades mampu melakukan percepatan-percepatan pembangunan di desa.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Jamadin
KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 60 Kepala Desa (Kades) Kubu Raya di Aula Gardenia Resort dan Spa, Selasa (17/12/2019).
Para kades yang dilantik merupakan hasil pemilihan kepala desa serentak pada 16 November 2019 lalu.
Muda Mahendrawan mendorong seluruh kades mampu melakukan percepatan-percepatan pembangunan di desa.
Karena pemerintah daerah telah membuat sejumlah sistem yang mendukung kerja pemerintah desa.
• Jadi Kades Perempuan Satu-satunya Saat Pelantikan, Ini Program Kades Meragun!
"Contohnya mulai dari kelompok kerja percepatan pembangunan desa, yang aktif mendampingi setiap desa dalam penyusunan RKPDes dan APBDes. Tim pokja dari sejumlah SKPD ini bertugas membantu setiap desa guna mempercepat pengajuan kucuran dana desa dan alokasi dana desa dengan merampungkan sejumlah syarat yang telah ditentukan," jelas Muda Mahendrawan.
Selain itu, penerapan pengelolaan keuangan desa dengan sistem nontunai.
Sehingga akan dapat mengkontrol penggunaan dana desa dan alokasi dana desa sesuai dengan yang direncanakan di dalam musyawarah desa.
Sistem yang telah diterapkan di 28 desa ini, menurutnya, akan diikuti seluruh desa lainnya pada 2020 mendatang.
"Mudah-mudahan semua desa di tahun 2020 nanti sudah bisa mengikuti terobosan ini," sebut Muda Mahendrawan.
Muda menyatakan percepatan yang diharapkan adalah kearah bagaimana kebijakan-kebijakan di desa bisa menghadirkan lapangan kerja bagi masyarakat.
Pemberdayaan ekonomi rakyat, standar pelayanan minimal kesehatan, arah kebijakan pertanian dan perikanan, menurutnya, adalah contoh-contoh kebijakan yang sangat dibutuhkan.
"Karena itu program-program tersebut kita harapkan bisa segera disusun oleh mereka. Paling tidak diharapkan pada Februari tahun depan RAPBDes sudah disahkan sehingga akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat di desa-desa," terangnya.
Muda menuturkan, Kabupaten Kubu Raya saat ini telah memiliki 14 desa mandiri, 21 desa maju, 51 desa berkembang, 30 desa tertinggal, dan 1 desa sangat tertinggal.
Terkait hal itu, Muda berharap Kades dapat berkontribusi dalam upaya pemerintah daerah mempercepat peningkatan indikator-indikator ketahanan ekonomi, sosial, dan lingkungan di desa.
"Itu bisa kita percepat nantinya dengan proram-program yang sudah terarah. Kita memang berupaya agar program ini sinergi. Kita lakukan dengan cara kepung bakul supaya dari desa itu bisa menopang percepatan juga," tutup Muda Mahendrawan
Konsolidasi dengan Perangkat Desa
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kubu Raya Nursyam Ibrahim mengingatkan seluruh kades terpilih untuk segera berkonsolidasi dengan seluruh perangkat desa.
Menurutnya, Kades terpilih tidak mempunyai waktu untuk menunda, karena persiapan untuk penyerapan anggaran dana desa tahap satu akan dimulai pada Januari 2020.
"Jadi mereka hanya punya waktu sekitar 15 hari untuk menyesuaikan dengan penyerapan itu. Karena itu tidak ada hari untuk istirahat," tegasnnya,Selasa (17/12/2019).
Nursyam menyebut kunci keberhasilan pemerintah desa adalah adanya perencanaan yang baik, penggunaan yang baik, dan hasil yang tepat sasaran.
"Sehingga mampu menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan di desa," jelasnya.
Nursyam menegaskan, rapat pertama yang harus digelar kades adalah konsolidasi dengan seluruh staf guna melihat apa yang masih tersisa dalam anggaran periode ketiga tahap tiga, dan apa yang akan direncanakan untuk tahap pertama di 2020.
"Paling tidak PR besar bagi seluruh kades adalah segera menyusun RPJMDes. Kami berharap sebelum April RPJMDes sudah ditetapkan dengan surat keputusan kades atau perdes RPJMDes dan disetujui bupati sebelum April," imbuhnya.
Lenih kanjutnya, Nursyam menyatakan pihaknya telah merencanakan untuk penyaluran tahap dua. Dengan demikian di pada tahap dua para kades sudah menggunakan visi misinya yang tertuang di dalam RPJMDes kades terpilih.
"Bilamana ini tidak dilaksanakan, maka akan menggunakan RPJMDes pejabat kades sebelumnya," pungkas Nursyam Ibrahim.
Bangun Desa
Kepala Desa (Kades) yang dilantik menyatakan kesiapannya untuk membangun desa menjadi lebih baik lagi ke depannya serta meningkatkan kesejahteraan di desa.
Satu di antara perwakilan kades dari Teluk Empening, Maisur menuturkan bersama perangkat desa dan merangkul calon kepala desa tidak terpilih mewujudkan pemberdayaan desa yang baik dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di desa.
"Semangat untuk kami ke depannya nanti untuk membangun dan lebih memajukan desa," ujarnya, Selasa (17/12/2019).
Lebih lanjutnya, dikarenakan tahap pencairan dana desa tahap satu akan segera bergulir. Dirinya memastikan akan bekerja keras mempersiapkan sebaik mungkin.
"Kami akan segera menggelar rapat dengan perangkat desa dan menyiapkan berbagai program penunjang desa tentunya, melalui RPJMDes serta RKPdes. Kemudian dengan menyelaraskan bersama kades periode sebelumnya." ungkapnya.
Kades Tanjung Beringin, Yanti. Ia merupakan satu-satunya Kades yang terpilih mewakili dari kaum perempuan di Kubu Raya.
Dibalut busana putih, ia menyatakan akan berkontribusi dalam membangun desa dan mendorong peningkatan status desa di tempantnya.
"Kami akan memprioritaskan infrastruktur desa. Serta program-program kesehatan dan pe ndidikan di desa," tutur Maisur.
Namun hal berbeda ia sampaikan, yakni tidak akan melibatkan rival dalam mempercepat pembangunan desa.
"Tidak akan, karena pastinya akan berbeda dalam menjalankan program di desa. Akan tetapi roda pemerintanan desa tetap berjalan sesuai dengan aturan regulasi dari Bupati Kubu Raya," pungkas Maisur.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/muda-bersama-para-kades.jpg)