Aliansi Peduli Sejarah Pontianak Akan Sampaikan Rekomendasi Realiasi Pendirian Museum Kota Pontianak

Wacana tentang Pentingnya keberadaan Museum Kota Pontianak, beberapa waktu belakangan ini sedang hangat di perbincangkan.

Aliansi Peduli Sejarah Pontianak Akan Sampaikan Rekomendasi Realiasi Pendirian Museum Kota Pontianak
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Aliansi Peduli Sejarah
Aliansi Peduli Sejarah Pontianak Akan Sampaikan Rekomendasi Realiasi Pendirian Museum Kota Pontianak 

PONTIANAK - Aliansi Peduli Sejarah Pontianak akan melakukan audiensi kepada walikota Pontianak untuk dapat mengajukan surat rekomendasi guna mendorong Pemkot Pontianak merealisasikan berdirinya Museum Kota

Wacana tentang Pentingnya keberadaan Museum Kota Pontianak, beberapa waktu belakangan ini sedang hangat di perbincangkan.

Karena sampai saat ini belum ada ruang, tempat penyimpanan, perawatan, pengamanan dan pemanfaatan benda-benda serta narasinya dari sejarah perjalanan kota Pontianak.

Yang dapat menjadi ruang bersama dalam merawat memory kolektif (ingatan Bersama). Serta sebagai tempat restorasi, edukasi sekaligus juga destinasi di kota Pontianak.

Para pegiat Sejarah, Jurnalis, Penggiat Kajian Budaya, Penggiat Literasi, Aktivis Masyarakat Sipil, serta lainnya mewacanakan dan berupaya mendorong Pemkot Pontianak untuk menghadirkan keberadaan Museum Kota Pontianak itu. Salah satunya dengan kegiatan Meet Up ke-3, yang dilaksanakan pada hari Selasa 10 Desember 2019.

Beberapa Fasilitas di Museum Kalbar Masih Kurang, Ternyata Ini Alasannya

Di Warung kopi Bos lantai 2 jalan M Sohor, Pontianak. Kegiatan meet Up, merupakan satu di antara diskusi rutin yang di innisiasi oleh Siberdaya dalam mendiskusi tema-tema yang sedang hangat diperbincangkan, kejadian yang sedang terjadi di publik. Untuk dapat menjadi lontaran diskusi, solusi serta gerakan nyata nantinya.

Kita coba bertemu, berdiskusi, berinteraksi untuk dapat bersama mengambil langkah-langkah. Agar museum Kota Pontianak dapat segera terealisasi “ ujar Hatta, dari Siberdaya.

Beberapa narasumber yang dihadirkan sebagai pemantik diskusi. Ada Sri Supriyanti, S.Sos dari Disdikbud Kota Pontianak. Hamdan Darsani dari Komunitas Wisata Sejarah (Kuwas) dan Khamsyahurrahman dari Pontianaksejarah. Acara yang dihelat secara swadaya ini tak disangka disangka ramai dihadiri oleh mereka yang berasal dari berbagai ragam latar belakang.

Baik dari para pegiat Sejarah, Jurnalis, Penggiat Kajian Budaya, Penggiat Literasi, Aktivis Masyarakat Sipil, mahasiswa, seniman, dosen, peneliti, content creator, mahasiswa serta lainnya.

Menurut Sri Supriyanti, S.Sos, dari disdikbud Kota Pontianak, “Dalam mendirikan Museum Kota tentunya bukanlah sesuatu yang mudah, semua itu harus dikaji berdasarkan regulasi yang berkenaan dengan permuseuman.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved