Satgas Pangan Temukan Produk Tak Layak Edar Pada Sejumlah Toko di Sungai Pinyuh

Ia mengatakan dari sejumlah toko tersebut ada beberapa barang yang tak layak edar karena berbagai hal.

Satgas Pangan Temukan Produk Tak Layak Edar Pada Sejumlah Toko di Sungai Pinyuh
TRIBUNPONTIANAK/Try Juliansyah
Jajaran tim gabungan dari Polres Mempawah, Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Tenaga Kerja serta Dinas Kesehatan lakukan pengecekan barang-barang di sejumlah toko di Sungai Pinyuh, Selasa (17/12/2019). 

MEMPAWAH - Jajaran tim gabungan dari Polres Mempawah, Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Tenaga Kerja serta Dinas Kesehatan lakukan pengecekan barang-barang di sejumlah toko di Sungai Pinyuh, Selasa (17/12/2019).

Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP Sutrisno mengatakan kegiatan ini digelar guna memastikan barang-barang di sejumlah toko jelang Natal dan Tahun Baru.

"Kita lakukan pengecekan sore ini memang untuk memastikan sejumlah barang di Mempawah jelang natal dan tahun baru. Kali ini kita laksanakan di sungai pinyuh ada tiga toko yang kita datangi," ujar Kasat.

Ia mengatakan dari sejumlah toko tersebut ada beberapa barang yang tak layak edar karena berbagai hal.

Sidak Pasar, Petugas Temukan Merek Kue dan Permen Kedaluwarsa di Putussibau Selatan

"Di toko Basmallah pengecekan yang dilakukan, ditemukan Roti dengan merk Marie Susu Madu sebanyak 9 bungkus, Kental manis merk Tiga Sapi sebanyak 1 kaleng."

"Susu bubuk merk Dancow sebanyak 1 kotak, Susu UHT merk Indomilk sebanyak 6 botol. Obat Laxing dan Obat Milanta yang telah memasuki masa kedaluwarsa," katanya.

Kemudian di Toko Mitra Agung Mart, ditemukan barang yang tidak memiliki izin edar dan tidak diperbolehkan beredar lagi di pasaran.

Dari pengecekan yang dilakukan, ditemukan barang tidak layak edar antara lain, S.P. Cap Manggis sebanyak 39 bungkus. Baking Powder merk Manggis sebanyak 17 bungkus. Spon Mix merk Manggis sebanyak 23 bungkus, Soda Kue merk Manggis sebanyak 29 bungkus.

Bicarbonat merk Manggis sebanyak 43 bungkus, Sulkade merk Manggis sebanyak 8 bungkus. Kemudian Emplex merk Manggis sebanyak 7 bungkus, TBM merk Manggis sebanyak 36 bungkus, Indah Mentega merk Manggis sebanyak 14 bungkus.

Selanjutnya Tepung Susu merk Manggis sebanyak 23 bungkus, Tepung Kentang merk Manggis sebanyak 15 bungkus, Mentega Putih Australia sebanyak 18 bungkus, Mentega Putih Biasa sebanyak 25 bungkus, Emplex merk Onta sebanyak 3 bungkus.

Halaman
12
Penulis: Try Juliansyah
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved