Punya Sertifikat Pendidik Dapat “Bonus”, Yuli: Tes SKD tidak Mudah

Saya berharap peserta yang lain tidak terlalu takut dengan adanya sertifikat pendidik yang dimiliki oleh beberapa peserta CPNS

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ AGUS PUJIANTO
LIHAT PENGUMUMAN: Sejumlah pelamar melihat hasil pengumuman seleksi adminitrasi CPNS 2019 yang dipajang di papan pengumuman di depan kantor BKPSDM Kabupaten Sintang.     

SINTANG - Yuli Fitriani, satu dari 2.936 pelamar CPNS yang dinyatakan lolos seleksi administrasi di Kabupaten Sintang merasa tenang karena bisa melewati tahap pertama seleksi CPNS 2019.

Lulusan PGSD Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tahun 2011 ini mengaku belum bisa senang jika hanya lolos seleksi administrasi. Sebab, masih ada tahapan yang sulit yang harus dilalui.

“Perasaan lolos administrasi cukup tenang karena belum bisa senang, belum lulus juga masa udah senang,” kata Yuli, Senin (16/12/2019).

Ibu satu anak ini termasuk satu dari 14 orang pelamar yang punya sertifikat pendidik tidak perlu lagi ikut tes SKB, karena dijamin nilai maksimal oleh pansel.

Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Kemenag CPNS 2019

Meski punya sertifikat pendidik yang diperoleh ketika mengikuti program Dikti PGSD bersama tersebut, Yuli mengaku tidak bisa menganggap enteng tes SKD.

“Meski punya sertifikat pendidik, saya juga kan harus melalui SKD yang tidak mudah, itu sama rata kan, tidak dinilai apa dia punya Sertifikat atau tidak,” jelas Yuli.

Bukan kali pertama bagi Yuli ikut seleksi CPNS. Pada tahun 2014 silam, dia juga pernah berjuang menjadi abdi negara di Belitung.

“Saya dulu SKD, cuma peringkat ke 3 dari 2 orang yang dicari. Nilainya sama dengan peringkat 2, sertifikat pendidik ada, dak dipandang juga. Intinya memang SKD, Bang,” ungkap Yuli.  

Menurut Yuli, peluang untuk menjadi PNS semua pelamar punya peluang yang sama.

Baik yang punya sertifikat pendidik, maupun tidak.

“Untuk lolos atau tidak, saya yakin akan diberikan yang terbaik. Intinya, lulus senang, tak lulus juga senang. Untuk peluang, sama saja lah. Belajar juga seperlunya. Kalau memang rejeki saya mengabdi sebagai PNS, pasti diberikan kemudahan. Saya berharap peserta yang lain tidak terlalu takut dengan adanya sertifikat pendidik yang dimiliki oleh beberapa peserta CPNS,” kata Yuli. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved