Breaking News:

Lakukan Kajian Akademisi untuk Dirikan BUMD, Junaidi: Layak Direalisasikan

Nilai Internal Rate Return (IRR) sebesar 14,801 %. Payback period 14 Tahun, 1 bulan dan 17 hari.

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
Staf Ahli Bupati Ketapang, Edi Junaidi saat memaparkan rencana pembangunan BUMD dalam rangka meningkatkan PAD Kabupaten Ketapang. 

“Analisis hanya fokus pada hunian kamar, jika kita mengkaji pada pelayanan jasa restoran, sewa ruangan untuk meeting room, perkawinan dan lain-lain, sangat memungkinkan payback periode mungkin hanya sekitar 10 tahun,” tegas Emilya Kalsum.

Selanjutnya DR. Rosyadi menerangkan bahwa dari pra studi kelayakan rencana BUMD Perumda Ketapang Bangun Citra Mandiri untuk membangun hotel diatas tanah milik pemerintah Kabupaten Ketapang seluas 9.000 meter persegi di Kota Pontianak direkomendasikan dapat diteruskan dengan perhitungan detail dan mendalam.

Bila mana rencana tersebut tetap dilakukan, perlu dibuat rencana detail design engenering dan ground Checking yang akurat dan penuh kehati-hatian.

Sebelum kegiatan fisik dilakukan terlebih dahulu harus disosialisasikan agar lokasi tersebut aman secara lingkungan dan mendapat izin sosial , agar terwujudnya keberlanjutan bisnis tersebut hingga di masa yang akan datang.

Demikian juga dengan pemenuhan tenaga kerja dalam operasional hotel diprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal. Hal ini diperlukan untuk membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat dan memenuhi aspek pemberdayaan masyarakat sekitar.

Demikian juga pra study kelayakan Perumda Ketapang Bumi Mandiri. Pemaparan disampaikan langsung oleh Budi Purwoko yang diketahui juga sebagai ketua Program Study Teknik Pertambangan.

Rencana Pemkab Ketapang membangun BUMD Perumda Ketapang Bumi Mandiri   juga dinyatakan layak dan dapat dipertimbangkan untuk dilaksanakan.

Selain tambang zircon, BUMD Perumda Ketapang Mandiri perlu mempertimbangkan dan mengkaji lebih mendalam untuk turut serta dalam kegiatan penambangan beberapa bahan tambang yang patut dikelola Perumda Ketapang Bumi Mandiri seperti bouksit, emas kaolin dan pasir.

"Pra Study Kelayakan ini menjadi dasar untuk diajukan ke Kementerian Dalam Negeri guna mendapat persetujuan atas rencana pendirian BUMD, rekomendasi Kementerian Dalam Negeri selanjutnya menjadi dasar bagi Pemkab Ketapang untuk mengajukan ke DPRD, jika disetujui dapat dibuiat Perda dan selanjutnya dapat dialokasikan penganggaran untuk penyertaan modal,” tegas DR.Rosyadi.

Dari pemaparan dan kesimpulan, beberapa masukan juga disampaikan dari peserta dan mendapat penjelasan dari tim Pra Study Kelayakan.

Selanjutnya pemimpin rapat menutup rapat tersebut. Dari kajian yang disampaikan, Edi Junaidi memaparkan agar segera melaporkan ke pimpinan, untuk segera ditindaklanjuti.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved