Breaking News:

Lakukan Kajian Akademisi untuk Dirikan BUMD, Junaidi: Layak Direalisasikan

Nilai Internal Rate Return (IRR) sebesar 14,801 %. Payback period 14 Tahun, 1 bulan dan 17 hari.

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
Staf Ahli Bupati Ketapang, Edi Junaidi saat memaparkan rencana pembangunan BUMD dalam rangka meningkatkan PAD Kabupaten Ketapang. 

KETAPANG –  Pembiayaan pembangunan Kabupaten Ketapang yang selama ini masih mengandalkan dana perimbangan dan dana alokasi khusus, maka Pemerintah Kabupaten Ketapang terus menggali sumber pembiayaan yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Untuk mengelola sumber pendapatan asli daerah (PAD) maka Pemerintah kabupaten Ketapang bekerjasama dengan Program Magister Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura, melakukan beberapa kajian akademis untuk mendirikan Badan Usaha Milik Daerah.

“Diharapkan saran, pendapat dan masukan dari peserta yang hadir terhadap rencana akan pendirian BUMD, selanjutnya kami harapkan kepada ketua tim kajian untuk menyampaikan pemaparan dari hasil kajian yang dilakukan,” tegas Staf Ahli Bupati Ketapang, Edi Junaidi.

Hasil Pra Studi Kelayakan pendirian BUMD Perusahaan Umum Daerah Ketapang Bangun Citra Mandiri dan Perumda Ketapang Bumi Mandiri, Senin (16/12/2019) dilakukan ekpose Laporan Akhir Kajian.

Ketapang Abai Pelayanan Publik, Agus Priyadi: Dua Tahun Berturut Masuk Zona Merah

Ekpose dilakukan di ruang rapat utama kantor Bupati Ketapang. Ekposes dibuka oleh Bupati Ketapang, yang Staf ahli Bupati Ketapang, bidang Ekonomi dan Pembangunan, Edi Junaidi dan didampingi Plt Asisten II Setda Ketapang, Gusti Fadlin.

Hasil Pra studi disampaikan Ketua Tim kajian, yaitu DR Rosyadi Muhamad Yusuf, bersama  Emilya Kalsum dan Budi Purwoko.

Diterangkan oleh DR Rosyadi bahwa dana perimbangan selama ini sangat besar dibanding PAD. Kapasitas performa PAD sebesar 8,98 persen, sedangkan dana yang berasal dari pemerintah pusat masih 91,02 persen.

Jika melihat daya tahan PAD terhadap pembiayaan pembangunan di Kabupaten ketapang, maka diperkirakan hanya mampu bertahan 1 bulan dalam setahun.

Karena itu, perlu upaya  meningkatkan PAD Ketapang, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mendirikan BUMD.

Kajian pendirian BUMD yang dilakukan memiliki dasar yang kuat untuk diajukan ke Mendagri guna mendapat persetujuan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved