SSCASN Terkini

Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kalbar dari Tiap Daerah,  1.740 Peserta Tak Lolos Punya Kesempatan

Betul 622 tidak lulus dan sebanyak 2.615 yang dinyatakan lulus dan diminta untuk mempersiapkan diri ke tahap selanjutnya

Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kalbar dari Tiap Daerah,  1.740 Peserta Tak Lolos Punya Kesempatan
Kolase Tribunnews.com
39 Lembaga atau Kementrian Telah Umumkan Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2019, Cek Disini! 

PONTIANAK - Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) kabupaten/kota dan Provinsi Kalbar mulai mengumumkan hasil seleksi administrasi CPNS tahun 2019.

Hingga Senin (18/12/2019) siang, ada empat daerah yang sudah merilis hasil seleksi administrasi.

CPNS yang tak lolos memiliki waktu untuk menyanggah hasil seleksi administrasi ini agar tetap berkesempatan menjadi abdi negara.

Jumlah peserta yang tak lolos atau tidak memenuhi syarat (TMS) terbanyak berasal dari Ketapang mencapai 622 pelamar diikuti Pontianak 330 pelamar, Sekadau 131 pelamar, dan Kapuas Hulu 108 pelamar.

Pontianak mencatat peserta lulus terbanyak mencapai 4.032 pelamar, diikuti Kapuas Hulu dengan 2.953 peserta, Sekadau 2.634 pelamar dan Ketapang 2.615 pelamar.

"Betul 622 tidak lulus dan sebanyak 2.615 yang dinyatakan lulus dan diminta untuk mempersiapkan diri ke tahap selanjutnya," kata Kabid Pengadaan dan Mutasi ASN BKPSDM Kabupaten Ketapang, Endo, Senin (16/12/2019).

Endo menegaskan, bagi peserta yang dinyatakan tidak lulus hasil seleksi administrasi dapat menyampaikan sanggahannya melalui akun masing-masing pelamar atau dapat datang langsung ke Kantor BKPSDM Ketapang.

"Masa sanggah kita jadwalkan selama tiga hari yaitu dari tanggal 17-19 Desember. Jadi selama tiga hari itu peserta yang tidak puas dengan hasil seleksi administrasi dapat melakukan sanggahannya," kata Endo.

Endo juga menegaskan sanggahan diberikan bagi peserta yang tidak puas dengan hasil seleksi administrasi dan selanjutnya dilakukan verifikasi ulang atas sanggahan tersebut. Bukan untuk melakukan perbaikan atas kesalahan yang tidak memenuhi syarat administrasi.

"Karena masih banyak terjadi kesalahpahaman. Seperti tadi ada yang menanyakan apakah bisa dilakukan perbaikan, atau ada yang datang membawa berkas lagi. Sanggahan itu kita verifikasi lagi untuk melihat human eror atau memang terdapat kesalahan saat menentukan hasil seleksi," tegas Endo.

Halaman
1234
Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved