Perbaikan Jembatan Landak Sebabkan Kemacetan Panjang, Ambulans Tertahan 3 Jam
Ditegaskannya walaupun hujan sangat lebat tidak membuat kawan-kawan dari personel PP lari, saat mengatur lalulintas.
PONTIANAK - Akibat perbaikan Jembatan Landak, arus lalulintas menjadi terganggu, hampir setiap waktu terjadi kemacetan parah yang mengular.
Melihat kemacetan parah yang merugikan masyarakat ini, organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila Pontianak Utara menurunkan beberapa personel untuk mengatur lalulintas membantu petugas kepolisian.
Ketua Pemuda Pancasila Pontianak Utara, Mashudi menjelaskan kemacetan sudah berlangsung beberapa hari terakhir saat dimulainya perbaikan Jembatan Landak.
• VIDEO: Proses Perbaikan Jembatan Landak
"Kemacetan di Pontianak Utara makin parah sampai keterminal Siantan, inilah yang membuat Ormas PP Pontianak Utara langsung bergerak membantu angota polisi yang minim petugasnya,"ucap Mashudi alias Lonjong saat diwawancarai, Minggu (15/12/2019) pukul 19.20 WIB.
Ditegaskannya walaupun hujan sangat lebat tidak membuat kawan-kawan dari personel PP lari, saat mengatur lalulintas.
Para anggota PP tetap semangat mengatur lalulintas dan sebagai tokoh masyarakat Pontianak Utara, ia meminta masalah ini harus cepat diselesaikan, Pemerintah Kota Pontianak khususnya Wali Kota harus mencari solusinya.
"Ini sangat merugikan masyarakat, dengan kemacetan panjang gang-gang untuk keluar-masuknya mobil di Siantan tertutup dan ada mobil ambulance terjebak di Siantan sampai 3 jam karna tidak bisa di tembus saking padatnya," tegasnya.
Ia juga meminta para wakil rakyat Dapil Utara harus bicara terkait masalah kemacetan parah yang disebabkan perbaikan Jemabatan Landak ini.
• BREAKING NEWS - Antrean Kendaraan Menuju Jembatan Landak Capai 3 Kilometer
"Dimana letak masalhnya, apakah karna kerjaan yang lambat di tol, sehinga di tutup,seharusnya kontraktor yang melakukan pengerjaan jembatan punya solusi dan bertangung jawab, kerja lembur sampai pagi dan libatkan Ormas untuk mengatur lalu lintas jangan cuma untungnya saja diambil tapi dampaknya tidak dipikirkan," pungkas Mashudi.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ambulan-tertahan.jpg)