Lepas Lomba Balap Sepeda Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Sekadau ke-16, Ini Pesan Bupati Rupinus 

Kegiatan lomba sepeda ini untuk nengingatkan kepada anak-anak, karena sekarang anak-anak lebih banyak main handphone.

Lepas Lomba Balap Sepeda Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Sekadau ke-16, Ini Pesan Bupati Rupinus 
TRIBUNPONTIANAK/ MARPINA SINDIKA WULANDARI
Serangkaian kegiatan balap sepeda Sekadau Cycling Championship 2019 di Kompleks Pasar Baru Sekadau, Minggu (15/12/2019) 

SEKADAU- Bupati Sekadau Rupinus, bersama Kapolres Sekadau AKBP. Marupa Sagala, melepas secara resmi peserta balap sepeda Sekadau Cycling Championship 2019 di Kompleks Pasar Baru Sekadau, Minggu (15/12/2019)

Kegiatan juga dihadiri oleh ketua Koni Kabupaten Sekadau dan Penggiat Olahraga Sepeda dari Pontianak.

Ketua Panitia Penyelenggara, Budi Hamdani memaparkan kegiatan Sekadau Cycling Championship 2019 sudah dimulai sejak 8 Desember 2019.

Dengan berbagai jenis perlombaan diantaranya lomba BMX junior, BMX senior ( Khusus Kapuas Raya).

Kemudian tanggal 14 Desember 2019 dilanjutkan dengan lomba kmroad race Kelas Man Open (Kapuas Raya) di desa Pantok, Kecamatan Nanga Taman.

Bupati Rupinus dan Uskup Sanggau Resmikan Goa Maria dan Taman Kelempiau Keling Kumang

Selanjutnya, pada 15 Desember 2019 lanjut di kelas Criterium kelas BMX, Man Open Kapuas Raya dan Man Open Kalimantan Barat.

Budi menyebut kegiatan Sekadau Cycling Championship 2019 merupakan kegiatan dalam rangka memeriahkan hari jadi Kaupaten Sekadau Ke-16 Tahun 2019.

"Kegiatan lomba sepeda ini untuk nengingatkan kepada anak-anak, karena sekarang anak-anak lebih banyak main handphone. Kedepan kami berharap pak Bupati, pak Kapolres dan KONI dapat mendukung kegiatan balap sepeda seperti ini," kata Ketua Panitia.

Dilokasi yang sama Bupati Sekadau Rupinus menyambut baik dan mengapresiasi lomba balap sepeda yang diselenggarakan panitia dalam rangka memeriahkan dan menyemarkan hari jadi Kabupaten Sekadau Ke-16 tahun 2019.

Menurut Bupati, kegaiatan lomba balap sepeda juga mengingatkan kita tentang pada jaman dulu.

"Seperti jaman dulu, ketika saya sekolah di Takong, saya naik sepeda dengan jarak tempuh kurang lebih 9 kilo meter jalannya tidak licin seperti ini. Dulu jalannya berbatu, tapi asyik. Mudah-mudahan kedepan diagendakan betul betul, olahraga sepeda ini promosinya kurang tidak seperti motor. Persiapkan betul betul promosinya," pinta Bupati Rupinus.

Bupati pun berpesan kepada pengelola Organisasi Olahraga KONI Kabupaten Sekadau, untuk mendukung kegiatan olahraga di Kabupaten Sekadau, salah satunya adalah olahraga sepeda dan cabang olahraga lainnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved