Breaking News:

GMKI Komisariat IKIP PGRI Pontianak Gelar Masa Perkenalan

Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kader Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang damai dan mencintai rasa persatuan.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Maudy Asri Gita Utami
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/GMKI Komisariat IKIP-PGRI Cabang Pontianak
Suasana saat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Komisariat IKIP-PGRI Cabang Pontianak menggelar Masa Perkenalan (Maper). 

"Jikalau sudah cinta kepada Tuhan Yesus Kristus maka mereka pasti akan menciptakan cinta kasih kepada semua manusia yang terus bermanfaat bagi Kemuliaan Nama Tuhan," jelasnya.

"Melalui Maper, kader harus ditanamkan nilai karakter sebagai pemimpin saya yakin bahwa kader GMKI akan menjadi yang berbaik bagi Gereja, kampus dan masyarakat melalui Kemahasiswaan," timpalnya.

Sementara itu, Boanerges selaku Ketua Panitia Maper kali ini menegaskan jika jumlah kader GMKI Komisariat IKIP PGRI Cabang Pontianak bertambah banyak.

Namun yang paling penting, kata dia, bagi yang lulus menjadi anggota GMKI kemudian bisa menjadi kader yang militan dan siap membawa dampak yang positif untuk kemajuan dan eksistensi organasasi serta siap melayani.

"Saya harap mahasiswa Kristen yang hadir dalam kegiatan ini harus paham dengan tujuan dari kegiatan ini dan bisa membawa pulang ilmu serta dapat juga diterapkan kedepannya," harapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Cabang GMKI Pontianak, Febri Iswandi Bili, berharap dengan Maper yang diadakan kali ini semoga bisa membawa mahasiswa Kristen yang ada di IKIP PGRI Pontianak.

"Semoga menjadi suatu wadah baru untuk dapat semangkin mengaktualisasikan diri serta mengembangkan potensi diri yang ada sehingga dapat menjadi berkat bagi gereja dan bangsa yang dimana nanti mereka akan melayani," jelasnya.

Senior Terkasih Drs.Asuardi Daris, M.M menerangkan jika diberikan beban tugas dan tanggung jawab apalagi memimpin maka kader GMKI di tuntut harus banyak belajar.

"Saya sekarang karena GMKI ini sangat berjasa didalam pribadi saya, dalam kompetensi saya, saya bukan hanya berguna dilingkungan gereja tetapi juga berguna dilingkungan birokrasi dan beguna didalam Pelayanan. Sampai hari tua ini saya aktif di 6 lembaga pelayanan Internasional," paparnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved