Otostyle
Supra Racer Cub, Tampil Beda dan Lebih Berkelas
Namun ada segi perubahan daripada motor ini terdapat dibagian kaki-kakinya yang lebih kekar dan extreme.
Penulis: Anesh Viduka | Editor: Maudy Asri Gita Utami
PONTIANAK - Selain karena hobi, Welly Deglas mengaku memodifikasi motornya untuk mengasah kreatifitasnya dalam dunia otomotif.
"Yang pasti pengen motor lebih keren, tampil beda dan berkelas aja," kata Welly.
Hobi ini sudah ditekuni selama empat tahun bersama sahabatnya "Fakry" di Garage 44 Pontianak, maka tumbuhlah ide untuk membangun sebuah motor show.
Motor yang ia modif adalah Honda Supra keluaran tahun 2005 dengan konsep Racer Cub.
"Kenapa memilih konsep ini, ya konsep yang kita pilih ini belum pernah ada, khususnya di kota Pontianak yang mencoba bermain motor berbasis mesin baring/bebek dijadikan Racer Cub," katanya.
Ide dalam konsep baru ini sebenarnya masih sama dengan konsep motor sebelumnya, yang sudah ia bangun pada tahun 2016 berbentuk cafe racer cub.
Namun ada segi perubahan daripada motor ini terdapat dibagian kaki-kakinya yang lebih kekar dan extreme.
"Seperti yang kita pasang dibagian depan pengganti shock adalah Springer dan pengganti Arm belakang kita mencoba menggunakan Arm Kustom yang sudah kita rancang dengan posisi shock miring kurang lebih 30 derajat yang melintang di atas rangka utama motor tersebut," jelas Welly.
Untuk menambah kesan klasic pada motor ini, Welly mencoba grafir pada bagian mesin dan mainkan chrome agar mesin lebih menonjolkan sisi kemewahan dan menyesuaikan dengan konsepnya.
"Untuk bagian kelistrikannya kita menggunakan starter yang biasanya pada motor standar pabrikan starternya di bagian dekat stang tapi kali ini kita mencoba mengaplikasikan menggunakan starter mobil untuk menghidupkan engine dari motor ini," katanya.
Untuk material yang diganti lumayan banyak, dari rombakan pertama modif sampai sekarang.
Yang lebih menonjol dalam pembuatan Racer Cub ini adalah pada bagian shock depan dan arm belakang, yang dicustom,sehingga menimbulkan presisi yang pas dalam membuat konsep Racer Cub.
"Cat kita gunakan dasar warna cream, yang kita padukan dengan buritan tarikan api yang berwarna gold, sehingga menimbulkan kesan motor yang lebih padat dalam pewarnaannya, untuk pengecatan kita percayakan pada YZ Custom," Ujar Welly.
"Alasan kenapa menggunakan part-part tersbut,ya tujuan pertama kita dalam mengkonsep motor awalnya adalah untuk mengikuti kontes/motor show."
"Jadi kita gunakan bahan yang gila-gilaan, yang belum pernah dibuat di kota Pontianak terutama pada motor yang berbasis bebek/mesin baring," lanjutnya.
Alasan kedua, part-part ini memang sebagai pengganti fungsi dari part-part standar yang lama, tapi fungsinya masih sama dan lebih safety reading.
Yang ketiga alasannya adalah menonjolkan karakter garang dan extreme yang sesuai dengan konsep awal perakitan motor ini.
"Waktu yang kita perlukan untuk membuat sebuah motor custom yang berkarakter dan berkonsep ini memerlukan waktu kurang lebih satu tahun, karena ada sedikit kendala dalam pembuatan arm dan rigit depan (springer) dan belum adanya bengkel chrome di Kalimantan Barat khususnya di Kota Pontianak, ini yang menjadi kendala bagi para modifikator kita yang ada di Kota Pontianak khususnya," kata Welly.
Dalam proses rombakan ini, pembuatan Springer depan dan arm belakang menjadi proses modifikasi yang dianggap agak rumit, pembuatan springer depan memakan waktu pengerjaan selama enam bulan.
"Karena memerlukan presisi yang tepat dan fungsional itu yang menyulitkan kami dalam membuat bahan ini (springer), untuk arm belakang kita kerjakan memakan waktu tiga bulan, yang menyulitkan dalam pembuatan arm belakang adalah pada saat kita melengkungkan tulang-tulang sasis tanpa ada sambungan las," jelasnya.
Namun setelah dimodif, Arm belakang belakang menjadi bagian dari modifikasi yang paling istimewa.
"Karena bagian ini yang sangat penting dalam kepadatan motor sebelum kita setting dengan tromol belakang yang sudah kita bubut (tromol mio yang di kombinasikan dengan tromol vespa exel)," ujarnya.
Spesifikasi Modifikasi
Basis motor : Honda Supra keluaran tahun 2005
Konsep modifikasi: Racer cub
Pemilik : Welly Deglas
Bengkel modif : Garage 44, Pontianak
Pengerjaan: 1 tahun 2 bulan
Biaya: Rp 18 juta
Ring depan : 17 x 2.15
Ring belakang :17 x 2.50
Tromol depan: kustom Mio dengan Vespa
Tromol belakang: kustom Mio
Ban depan : Zeneos 110/70
Ban belakang : Zeneos 120/70
Mesin : grafir chrome
Postep: universal
Cakram belakang: NSN suzuki
Piringan cakram: suzuki
Tutup rantai gear: Yamaha f1zr
Gear: Yamaha f1zr
Sasis depan: springer kustom
Sasis belakang /arm belakang: kustom
Shock belakang: f1zr
Tuas gas: kustom
Tulang tengah sasis: kustom
Stang: kustom
Handgrip: universal
Lampu depan: Led
Tameng lampu: kustom
Jok: kustom
Starter gas: genset
Warna: Gold-Cream
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/honda-supra-setelah-dimodif-dengan-konsep-racer-cub-1.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/honda-supra-setelah-dimodif-dengan-konsep-racer-cub-2.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/honda-supra-setelah-dimodif-dengan-konsep-racer-cub-3.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/honda-supra-setelah-dimodif-dengan-konsep-racer-cub-5.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/honda-supra-setelah-dimodif-dengan-konsep-racer-cub6.jpg)