Breaking News:

POPULER - Perda Ketertiban Umum, Siap-siap Pemberi dan Peminta di Jalanan Kena Denda Rp 500 Ribu

"Besaran dendanya sebesar Rp 500 ribu dan harus disetorkan ke kas daerah," tukasnya.

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Madrosid
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Seorang pengemis meminta-minta kepada pengendara mobil di Jalan Tanjungpura, Pontianak, senin (3/6/2019). Menjelang hari raya keagamaan, gepeng mulai menjamur di perkotaan. 

Angka tersebut terbilang kecil sehingga pelaku kerap mengulangi pelanggaran tersebut.

"Perubahan beberapa poin di Perda Tibum ini, tujuannya untuk membuat masyarakat Pontianak tertib aturan. Makanya kami tambah denda minimun di sana," ujarnya.

Petikan pasal yang ada di dalam Perda tibum Kota Pontianak ini sempat heboh di jagat maya yang diunggah satu diantara ASN di lingkungan Pemkot Pontianak.

Ia menjelaskan bahwa persoalan gaduhnya postingan tersebut dikarenakan ASN yang bersangkutan memberikan keterangan Perda tidak lengkap.

Sehingga ketika postingan tersebut dilakukan menimbulkan pro kontra.

"Sebenarnya niat ASN tersebut baik. Dia ingin memberikan informasi tentang aturan Perda Tibum. Namun karena postingannya tidak lengkap, mengakibatkan multi tafsir. Ini yang harus dicerna sebelum memposting. Apalagi dalam postingan juga menempelkan logo pemkot,” ujarnya

Dirinya juga membenarkan soal larangan pengemis meminta-minta di jalan telah tertuang di Perda Tibum.
Menurutnya, aturan tersebut dibuat sebagai antisipasi pengemis semakin banyak berkeliaran.

"Karena dalam upaya pengentasan kemiskinan, kita di pemerintah sudah melakukan banyak cara. Salah satunya dengan membantu masyarakat tidak mampu," ujarnya.

Ia menambahkan bahkan jika sakit dan ingin berobat ke Jakarta pun, bisa ditanggung biayanya oleh pemerintah menggunakan dana bansos.

“Larangan mengemis di jalan juga antisipasi adanya sindikat pengemis. Soal kelompok mengatasnamakan organisasi atau komunitas meminta sumbangan di lampu merah, dalam aturan perda tidak dibolehkan tanpa izin," ujarnya

Menurut Edi Kamtono, ini sebagai antisipasi mencegah modus-modus penipuan. Jika ingin meminta sumbangan, harus izin dulu.

"Bila sudah berizin nanti ada petugas Dishub dan Pol PP mendampingi, supaya jalannya kegiatan sosial itu tidak membuat macet,” pungkasnya. (dan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved