Breaking News:

POPULER - Perda Ketertiban Umum, Siap-siap Pemberi dan Peminta di Jalanan Kena Denda Rp 500 Ribu

"Besaran dendanya sebesar Rp 500 ribu dan harus disetorkan ke kas daerah," tukasnya.

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Madrosid
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Seorang pengemis meminta-minta kepada pengendara mobil di Jalan Tanjungpura, Pontianak, senin (3/6/2019). Menjelang hari raya keagamaan, gepeng mulai menjamur di perkotaan. 

"Besaran dendanya sebesar Rp 500 ribu dan harus disetorkan ke kas daerah," tukasnya.

Buat Jera

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan, berkaitan dengan revisi Perda Ketertiban Umum.

Menurutnya, revisi tersebut dilakukan dengan menitik beratkan pada denda minimum pelanggaran.

"Tujuan revisi tersebut agar membuat jera para pelaku pelanggaran," ujarnya

Pernyataan tersebut disampaikan Edi sekaligus untuk meredakan postingan satu di antara ASN Pemkot Pontianak, tentang Perda Tibum yang sempat membuat gaduh media sosial (medsos).

Menurutnya, dalam perda tersebut juga tidak terlalu banyak yang berubah.

Hanya saja, ada beberapa tambahan, satu di antaranya mengenai denda minimum.

"Selama inikan pelanggaran tertera denda maksimum Rp 50 juta dan hukuman tiga bulan penjara," ujarnya

Revisi Tibum dilakukan dikarenakan denda pelanggaran sebelum revisi tidak besar. Semisal untuk pemain layangan, membuang sampah sembarang, denda yang dikenakan cuma berkisar Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved