Viral Sosial Media

Viral Burung Merpati Misterius Bertopi Koboi Berkeliaran di Las Vegas, Mendadak Bikin Heboh

Perilaku biasa untuk burung-burung, tetapi untuk satu detail: Dua dari mereka mengenakan topi koboi mini, satu merah dan satu abu-abu.

Viral Burung Merpati Misterius Bertopi Koboi Berkeliaran di Las Vegas, Mendadak Bikin Heboh
Facebook/ @Bobby Lee
Viral Burung Merpati Misterius Bertopi Koboi Berkeliaran di Las Vegas, Mendadak Bikin Heboh 

Namun berbeda dengan benda yang ditemukan oleh nelayan asal Thailand yang bernama Jumrus Thiaichot.

Ia menemukan kotoran paus yang bentuknya mirip batu itu namanya ambergris.

Selain dikenal sebagai 'kotoran' paus, ambergris juga dikenal sebagai 'muntahan' paus.

 VIDEO: Ngeri! Fotografer 51 Tahun Hampir Ditelan Paus Sepanjang 15 Meter saat Memotret Hiu

VIRAL Kisah Nelayan Kaya Mendadak Setelah Temukan 'Kotoran Paus',  Harga Ambergris Capai Miliaran
VIRAL Kisah Nelayan Kaya Mendadak Setelah Temukan 'Kotoran Paus', Harga Ambergris Capai Miliaran (Daily Mirror/ViralPress)

Jumrus Thiaichot yang secara tidak sengaja menemukannya ketika berjalan di patai Samui, Thailand awal tahun ini.

Ambergris adalah zat mirip lilin yang berasal dari cairan dari pencernaan paus kepala kotak.

Pasalnya kotoran yang berasal dari ikan paus yang ditemukan nelayan ini laku dijual dengan harga miliaran rupiah.

Satu gram ambergris, harganya adalah 30 kali harga satu gram perak.

Sebenarnya, ambergris bukan benar-benar seperti kotoran yang keluar setelah proses pencernaan makanan selesai.

Namun menurut ilmuwan, ambergris keluar dari saluran yang sama dengan kotoran paus.

Melansir Daily Mirror pada Jumat (25/10/19) Jumrus sejatinya hanya berpenghasilan 400 baht (Rp186 ribu) sehari.

Namun, kaberuntungan kali ini berpihak kepadanya, karena menemukan muntahan ikan paus yang bernilai tinggi.

Dia telah menyimpan benda itu selama setahun sebelum kini ia menghubungi otoritas pemerintah untuk pemeriksaan.

Pejabat mengunjunginya di rumahnya pada Selasa (22/10) di mana mereka mengonfirmasi benjolan itu adalah muntahan paus asli yang dikenal sebagai ambergris.

Jumrus mengatakan "Tiga tetangga saya telah datang dan memberi tahu saya bahwa saya menemukan muntahan ikan paus."

"Mereka meminta potongan itu dan mengatakan akan melakukan beberapa pemeriksaan yang membuktikan bahwa itu benar-benar muntahan ikan paus," katanya.

 Pernah Viral Seorang Ibu Ditinggalkan Menantu di Pernikahan Putra Sendiri, Begini Kabarnya Sekarang

Petugas, sedang memeriksa kotoran termahal di dunia tersebut.
Petugas, sedang memeriksa kotoran termahal di dunia tersebut. (Daily Mirror/ViralPress)
"Aku perlu tahu yang sebenarnya maka aku menghubungi pihak berwenang, untuk memastikan benda itu adalah muntahan ikan paus," katanya.

"Sekarang aku tahu bahwa itu benar-benar muntahan ikan paus aku akan menjualnya," katanya.

Gubernur provinsi Surat Thani, Witchawuth Jinto, datang bersama para spesialis membenarkan bahwa bungkusan itu berisi lebih dari 80 persen Ambergris.

Ini adalah ambergris salah satu kotoran termahal di dunia.
Ini adalah ambergris salah satu kotoran termahal di dunia.. (Daily Mirror/ViralPress)
Witchawuth mengatakan mereka sekarang menasihati Jumrus tentang apa yang harus dia lakukan selanjutnya untuk mendapatkan harga terbaik untuk keberuntungannya ini.

Ambergris diproduksi oleh paus sperma ketika saluran empedu mereka di saluran pencernaan membuat sekresi untuk memudahkan perjalanan benda besar atau tajam.

Paus itu memuntahkan lendir yang mengeras dan berbau busuk.

Namun setelah mengering bagian itu berbau lebih menyenangkan dan dibuat sebagai bahan seperti wewangian atau parfum.

Nah, pertanyaannya kotoran kok harganya bisa semahal itu lantas apa fungsinya?

Berdasarkan beberapa sumber ternyata ambergris memiliki beberapa manfaat misalnya?

Pertama untuk bahan parfum, Ambergris sangat mahal dan sering digunakan untuk industri parfum, namun konon sekarang beberapa perusahaan parfum meniggalkannya.

Kedua, digunakan untuk obat-obatan, yang bisa digunakan sebagai obat herbal afrodisiak termasuk penyakit otak, jantung, dan indra.

Ketiga, Penambah rasa dalam makanan dan minuman anggur, koktail, kue khusus, dan cokelat.

Terakhir digunakan untuk sanitasi udara, pertama digunakan oleh bangsa Eropa pada abad ke-14, saat Eropa mengalami wabah pencemaran udara. 

Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved