964 Calon Panwascam di Kalbar akan Lakukan Tes Tertulis Via Online

Selain menjawab soal secara online, kata dia, semua peserta juga wajib mengisi angket yang disiapkan Bawaslu RI.

964 Calon Panwascam di Kalbar akan Lakukan Tes Tertulis Via Online
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FILE
Koordinator Divisi Organisasi, SDM dan kelembagaan Syf Aryana 

PONTIANAK - Tahapan proses perekrutan panwas kecamatan di 7 kabupaten yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah sudah memasuki tahapan pelaksanaan tes tertulis dan wawancara.

Kordiv SDM dan Organisasi Bawaslu Kalbar, Syf Aryana Kaswamayana menjelaskan, jika ada 964 peserta yang dinyatakan lulus administrasi dan layak mengikuti tahapan selanjutnya.

Diungkapkannya pula, untuk kebutuhan panwascam di 7 kabupaten tersebut berjumlah sebanyak 333 orang.

"Ada yang berbeda dalam proses perekrutan kali ini, dimana tes tertulis dilakukan secara online dan terpantau oleh Bawaslu RI pelaksanaan tahapan ini dimulai hari ini hingga 17 desember 2019, dan akan dilakukan pelantikan serentak di tanggal 22-23 desember 2019," terang Aryana, Jumat (13/12/2019).

Dijelaskannya, untuk tes via online pihaknya akan melaksanakan menggunakan aplikasi socrative yang berisi 100 soal.

Panitia, lanjutnya, menyiapkan perangkat PC atau laptop untuk menunjang pelaksanaan test tersebut.

267 Orang Daftar Panwascam di Kabupaten Sambas

Selain menjawab soal secara online, kata dia, semua peserta juga wajib mengisi angket yang disiapkan Bawaslu RI.

Ia pun bersyukur antusias untuk mendaftar sebagai panwascam cukup tinggi.

"Antusias masyarakat cukup baik terhadap perekrutan ini, dan hampir sebagian besar berwajah baru, mantan panwascam terdahulu juga ada yang mendaftar," bebernya.

Lebih lanjut, Syf Aryana mengatakan jika integritas menjadi sangat penting bagi para panwascam.

Upaya untuk itu, ungkapnya, dengan melakukan interview mendalam terhadap calon panwascam dan tentunya penguatan integritas harus sering dilakukan untuk saling menjaga profesionalitas dalam bekerja.

"Kita akan melakukan tindakan tegas apabila ditemukan panwascam kita memperjual belikan integritasnya," tukas Syf Aryana.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved