Rasa Syukur Wabup Askiman, Kawasan Perbatasan di Sintang Dapat Perhatian Pemerintah Pusat

Dihadapan Deputi, Askiman menyebut Kabupaten Sintang merasakan keuntungan yang luar biasa karena berada di kawasan perbatasan.

Rasa Syukur Wabup Askiman, Kawasan Perbatasan di Sintang Dapat Perhatian Pemerintah Pusat
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Reny
Wakil Bupati Sintang, Askiman membuka rapat kunjungan kerja Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP RI Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Rabu (11/12).  

SINTANG - Wakil Bupati Sintang, Askiman membuka rapat kunjungan kerja Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP RI Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Rabu (11/12).

Dihadapan Deputi, Askiman menyebut Kabupaten Sintang merasakan keuntungan yang luar biasa karena berada di kawasan perbatasan.

Keuntungannya kata Askiman, menjadi perhatian strategis secara nasional, pertimbangan prioritas juga untuk kawasan perbatasan, dari semua aspek.

“Semua potensi, semua bidang yang juga menjadi satu kesatuan daripada kebijakan secara nasional. Dari sisi pertahanan keamanan juga menjadi satu perhatian bagi kita di daerah perbatasan, dari sisi ketertiban juga menjadi satu perhatian,” ujarnya.

Gagalkan Penyelundupan Sabu 51,9 Kg di Perbatasan, Pangdam XII/Tpr Ajukan Reward untuk Prajurit

Askiman mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang sangat bersyukur bahwa BNPP yang sudah melakukan survey, melakukan desain perencanaan kawasan perbatasan, pembagian zonasi pembangunan dan kunjungan dari salah satu bidang di Kemeterian Pertahanan.

“Banyak sekali persoalan yang diangkat. Kami diberikan satu penghargaan yang luar biasa dengan terbangunnya jalan nasional, walaupun belum maksimal kita gunakan tetapi itu sudah menjadi wujud nyata perhatian dari pemerintah pusat kepada daerah perbatasan, yang berikut dibangunnya listrik di Jasa,” ujar Askiman.

Kondisi Perbatasan

Danyonif Raider 301/PKS Letkol Infantri Andi Hasbullah menyampaikan, selama bertugas 9 bulan banyak yang kami dapatkan khususnya prajurit kami, dimana kondisi medan di wilayah pelosok perbatasan sangat menantang.

Kemudian kondisi masyarakat, infrastruktur maupun fasilitas kesehatan dan pendidikan masih sangat kurang.

"Kami dapat melihat warga negara kita di perbatasan, di mana mereka masih sangat membutuhkan kehadiran negara berkaitan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan masih minim," bebernya, Jumat (6/12/2019).

 Satgas Pamtas Yonif 301 Amankan 975 Botol Miras Selama Ramadan

Halaman
123
Penulis: Agus Pujianto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved