Program Studi Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak Dukung Literasi Era Digital 4.0

Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Buku Ajar untuk Guru Fisika Se-Kalimantan Barat

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Foto bersama peserta Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Buku Ajar untuk Guru Fisika se-Kalimantan Barat 

PONTIANAK- Ketua panitia Matsun, S.Si., M.Pd. menyampaikan bahwa yang melatar belakangi kegiatan PPM (Pengabdian Pada Masyarakat) Program studi Pendidikan Fisika yaitu banyak sekali buku ajar yang guru dan siswa di Kalimantan Barat gunakan dalam pembelajaran masih menggunakan buku ajar yang penulis dan penerbit bukunya berasal dari luar Kalimantan Barat.

“Dengan ini kami dari Program Studi Pendidikan Fisika berharap agar kegiatan ini menjadi kegiatan tahunan program studi dengan harapan peserta dan waktu kegiatan lebih ditingkatkan lagi. Semoga dengan adanya kegiatan ini menjadikan guru fisika SMA di Kalimantan Barat mampu membuat buku ajar fisika yang dapat digunakan oleh siswa di Kalimantan Barat” kata Bapak Matsun, S.Si., M.Pd saat menyampaikan laporan ketua panitia yang bertempat di Hotel Golden Tulip, Kamis (5/12/2019).

Audiensi Pelaksanaan Program MOU LYNS Foundation dan IKIP PGRI Pontianak

Wakil Rektor I IKIP PGRI Pontianak Bapak Suherdiyanto, M.Pd. sangat mengapresiasi kegiatan PPM yang dilakukan oleh Program Studi Pendidikan Fisika karena kegiatan yang dilaksanakan tepat sasaran ke mitra sekolah.

Selain itu juga Wakil Rektor I dalam sambutannya menyampaikan Bismillah-Alhamdulillah dan terima atas dedikasi dan terlaksananya "Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Buku Ajar untuk Guru Fisika Se-Kalimantan Barat".

Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari Tridarma Perguruan Tinggi dalam mendukung Gerakan Literasi di Era digital 4.0 dalam Rangka Meningkatkan Kompetensi dan kemampuan Guru Fisika dalam menulis Buku Ajar Menuju SDM Unggul.

Kegiatan ini dihadiri oleh 30 orang peserta yang berasal dari Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Memepawah, Kabupaten Kuburaya, Kabupaten Landak, Kota Pontianak dan Kota Singkawang.

Pengawas Fisika SMA Provinsi Kalimantan Barat untuk Mata Pelajaran Fisika juga sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan.

Seminar Cerdas Berkarya di Era Digital, KBMB Ajak Anak Muda Paham Menggunakan Teknologi

“Akan lebih baik lagi bila langsung praktek. Selanjutnya tugas mandiri yang diselesaikan dalam waktu 1 bulan untuk diselesaikan hingga jadi buku.” terang Ibu Siti Khoiriyah, S.Pd., M.Pd.

"Beliau juga berharap kepada Penerbit Program Studi Pendidikan Fisika untuk memfasilitasi pengajuan ISBN," tambah Ibu Siti Khoiriyah, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan buku ajar untuk guru fisika SMA se-Kalimatan Barat terlaksana atas bantuan dari Lembaga IKIP PGRI Pontianak.

Kegiatan ini disponsori oleh PT. ANTAM Bouksit Kalimantan Barat, PTPN wilayah XIII, Nestle, dan Hotel Golden Tulip.

Kegiatan ini juga didukung oleh Penerbit Program Studi Pendidikan Fisika, PSI (Physics Society Indonesia), Hijab Borneo Heritage dan Syauqia Collection serta tim Dosen Program Studi pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
 

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved