Motif Pembunuhan Tukang Pijat Panggilan di Kamar Kos, Pelaku Diciduk di Kalimantan

Dari keterangan yang didapatkan pihak kepolisian, korban kerap meminta sejumlah uang kepada pelaku dari mulai Rp 500.000 hingga Rp 1 juta.

Editor: Nasaruddin
BBC via Tribun Jateng
Ilustrasi pembunuhan 

Misteri mayat perempuan membusuk di salah satu kamar kos milik Muhadi, di Gang 16, RT 005 RW 003, Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jawa Timur, Minggu (1/12/2019) lalu, terkuak kendati sempat ditemukan tanpa identitas.

Kerja keras pihak kepolisian dalam membongkar teka-teki tersebut akhirnya membuahkan hasil.

Korban akhirnya diketahui bernama Kasniti (49), warga Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik kota, Gresik, yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang pijat panggilan.

Adapun Kasniti diketahui telah dibunuh, dengan pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian bernama Untung (53), kelahiran Jombang, Jawa Timur, yang sebelumnya bekerja sebagai tukang jagal di salah satu Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Gresik.

"Motif yang bersangkutan menghilangkan nyawa seseorang, dikarenakan Kasniti sering minta uang kepada tersangka," ujar Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo, saat rilis pengungkapan kasus di Mapolres Gresik, Minggu (8/12/2019).

Siapa Pelaku Pembunuh Hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin?

Dari keterangan yang didapatkan pihak kepolisian, korban kerap meminta sejumlah uang kepada pelaku dari mulai Rp 500.000 hingga Rp 1 juta.

Kendati baik korban maupun pelaku, sudah memiliki keluarga masing-masing.

"Kenapa korban sempat meminta uang kepada tersangka? karena antara korban dengan tersangka memiliki hubungan asmara, yang kurang lebih (sudah berlangsung) selama tujuh tahun," ujar dia.

"(Mereka berdua) sudah terbiasa berhubungan (badan), sehingga korban meminta sejumlah uang kepada tersangka," sambung dia.

Ketika ditanyakan oleh awak media apakah korban ditemukan dalam keadaan hamil, Kusworo membantahnya.

Hal itu sesuai dengan hasil pemeriksaan dan otopsi yang sudah dilakukan oleh tim medis.

Motif kejadian ini, kata dia, murni karena urusan uang.

Adapun korban sendiri diperkirakan telah dibunuh lima bulan sebelum ditemukan.

"Tepatnya tanggal 3 Juni 2019 (pembunuhan). Saat itu tersangka sedang berada di kamar kos, kemudian korban datang karena profesi yang bersangkutan adalah tukang pijat," ucap dia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved