Bocah 8 Tahun Hilang

Pencarian Marsel Belum Membuahkan Hasil, Polres Sintang Kerahkan Anggota Sisir Sungai Sepauk

Mulai dari menyisir perairan sungai menggunakan speed, hingga menyelam ke dasar sungai menggunakan bantuan pernapasan kompresos selam.

Pencarian Marsel Belum Membuahkan Hasil, Polres Sintang Kerahkan Anggota Sisir Sungai Sepauk
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Suwaris
Pencarian: Warga dan pihak kepolisian bekerja sama mencari keberadaan Marsel yang dikabarkan tenggelam di Sungai. 

SINTANG - Upaya pencarian terhadap Marsel, bocah berusia delapan tahun yang dikabarkan tenggelam di sungai masih dalam upaya pencarian.

Pencarian dilakukan sejak Sabtu malam pasca Marsel dikabarkan tenggelam di sungai pada pukul 17.00 WIB sore.

Upaya pencarian dan penyisiran oleh warga dilakukan dengan peralatan seadanya.

Mulai dari menyisir perairan sungai menggunakan speed, hingga menyelam ke dasar sungai menggunakan bantuan pernapasan kompresos selam.

Nekat Melompat ke Bawah Bendungan, Seorang Pria Meninggal Tenggelam di Objek Wisata Botu Jato

"Sampai dengan saat ini masih dilakukan pencarian dengan menggunakan alat tradisional oleh warga setempat," kata Kapolsek Sepauk, Iptu Suwaris.

Personel Sat Polair Minggu pagi juga turun membantu melakukan pencarian.

"Anggota yang turun dari Sat Polair Polres Sintang sebanyak 5 Personel dan dari Polsek Sepauk 5 personel," kata Kasat Polairud Polres Sintang, Iptu Zulfikar Koto.

Hingga sore ini, upaya pencarian masih terus dilakukan.

Diduga Tenggelam di Sungai Sepauk

Heboh...!

Seorang bocah bernama Marsel berusia delapan tahun dikabarkan tenggelam di Sungai Sepauk, pada Sabtu (7/12/2019) sekira pukul 17.00 WIB.

Hingga Minggu sore, keberadaan warga Dusun Ulak Limau, Desa Kenyauk, Kecamatan Sepauk, Sintang belum juga ditemukan.

“Sampai dengan saat ini masih dilakukan pencarian dengan menggunakan alat tradisional oleh warga setempat,” kata Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi, melalui Paur Subbag Humas Ipda Baryono, Minggu (8/12/2019).

Berdasarkan informasi sementara, Marsel anak yang tenggelam tersebut diduga mempunyai riwayat penyakit epilepsi (ayan). (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved