Dari Januari Hingga Desember 2019, Bulog Serap 700 Ton Gabah Petani

Kemudian dilakukan proses pembelian. Kriteria kualitas gabah dan harga yang bisa kita serap sesuai Inpres nomor 5 tahun 2015

Dari Januari Hingga Desember 2019, Bulog Serap 700 Ton Gabah Petani
TRIBUNPONTIANAK/Dishanpang Hortikan
Kadishanpang Hortikan Sanggau, H John Hendri foto bersama saat serapan gabah di di Desa Mengkiang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kamis (5/12/2019). 

SANGGAU - Kepala Kantor Seksi Logistik Sanggau, Basiman menyampaikan, pihaknya membeli Gabah petani dengan sistem dikumpulkan oleh petani dibantu Dinas terkait, yaitu Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (Dishangpang Hortikan) Kabupaten Sanggau dan Kodim 1204/Sanggau.

"Kemudian dilakukan proses pembelian. Kriteria kualitas gabah dan harga yang bisa kita serap sesuai Inpres nomor 5 tahun 2015, "katanya, Sabtu (7/12/2019).

Dari Januari hingga Desember 2019, sebanyak 700 ton gabah petani yang sudah diserap Bulog. "350 ton beras setara 700 ton gabah yang sudah bulog serap, "ujar Basiman.

VIDEO: NU Kapuas Hulu Laksanakan Konferensi Bersama

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (Dishangpang Hortikan) Kabupaten Sanggau, H John Hendri bersama Pasiter Kodim 1204/Sanggau, Kapten Inf Eko Prasetyo Widodo, dan Kepala Kantor Seksi Logitik Sanggau, Basiman melaksanakan kegiatan serapan gabah (Sergab) di Desa Mengkiang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kamis (5/12/2019).

Hadir juga Kepala Desa Mengkiang, Perwakilan dari Kecamatan Kapuas, Babinkamtibmas Polsek Kapuas beserta petani. Sergap di Desa Mengkiang, Kecamatan Kapuas mencapai 13 ton gabah kering.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (Dishangpang Hortikan) Kabupaten Sanggau, H John Hendri menyampaikan serapan gabah di Desa Mengkiang mencapai 13 ton dan total serapan gabah di Kabupaten Sanggau hingga saat ini sebanyak 700 ton gabah kering.

"Untuk harganya sesuai Perpres nomot 5 tahun 2015, harga Pemerintah yaitu Rp3.700/kg. Dan 700 ton gabah jika dijadikan beras sekitar 350 ton," katanya, Jumat (6/12/2019). 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
 

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved