Mahasiswi Kedokteran Untan, Pemenang Duta HIV Aids Kalbar 2019

Mahasiswi semester satu ini mengaku sangat bahagia bisa terpilih menjadi duta HIV Aids Kalbar.

Mahasiswi Kedokteran Untan, Pemenang Duta HIV Aids Kalbar 2019
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Duta HIV/AIDS kalimantan Barat Tahun 2019, Orlana Devina Siambaton Munthe. 

PONTIANAK - Mencanangkan duta HIV Aids Kalbar merupakan sarana positif bagi para milenial dalam menciptakan benteng pertahanan dan pemahaman yang baik.

Menjadi duta HIV Kalbar, ternyata dilakukan oleh Tim Komisi Penanggulangan Aids Provinsi (KPAP) Kalbar untuk menciptakan generasi yang bermanfaat dalam mengedukasi teman sebaya atupun masyarakat yang masih minim pengetahuannya terkait HIV dan AIDS.

Orlana Devina Siambaton Munthe, Mahasiswi Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura akhirnya terpilih menjadi duta HIV Kalbar dengan ajang pencarian bakat duta HIV yang digelar di Universitas Tanjungpura tersebut.

Mahasiswi semester satu ini mengaku sangat bahagia bisa terpilih menjadi duta HIV Aids Kalbar.

Ia sendiri tidak percaya, bahwa dirinya dalam setahun kedepannya akan menjabat sebagai duta dan bertanggung jawab untuk melanjutkan program yang sudah ada dan program yang ingin dicapai olehnya.

Duta HIV AIDS Gelar Program One Day With Quran Menjelang Malam Pergantian Tahun

Namun, tanggung jawab besar itu bukanlah perkara mudah. Sebagai seorang duta perwakilan Universitas Tanjungpura, ia meminta kepada teman-teman sejawat dan khususnya pihak terkait tetap kompak dalam merangkul para ODHA.

"Saya memang menjadi pemenang, namun saya belum menjadi pemenang jika masih ada teman-teman sebaya kita diluar sana yang telah terpapar virus tersebut.

"Apalagi angka ini cukup signifikan di Kota Pontianak dan wilayah Kalbar, dengan demikian fungsi saya sebagai duta HIV akan sangat besar untuk mengajak teman-teman yang lain untuk mengetahui apa itu sebenarnya HIV dan AIDS,"sebutnya kepada Tribun Pontianak di Rumah Sakit Untan, beberapa waktu lalu.

Ia yang memiliki pengalaman pertama kalinya ini juga akan banyak belajar kepada para senior dan rekan lainnya untuk tidak menjudge para ODHA yang sudah terpapar virus tersebut.

"Tugas saya dan teman-teman sejawat lainnya adalah merangkul para ODHA untuk tetap yakin, bahwa mereka bisa hidup layaknya manusia biasa dan juga memberikan dukungan, baik secara moral agar stigma buruk HIV bisa dihilangkan di masyarakat," ucap gadis tersebut.

Ditemani dengan Akbar Nur Sapendy, yang juga menjadi pemenang duta HIV Aids Kalbar 2019, mereka meyakini akan terus berupaya semaksimal mungkin merangkul para ODHA untuk semangat, dan memberikan kepercayaan bahwa penularan penyakit HIV tidak bisa melalui pelukan dan jabatan tangan atau stigma yang sering muncul di kalangan masyarakat.

"Penularan HIV hanya bisa terjadi melalui hubungan seksual, air susu ibu, penggunaan jarum suntik secara bersamaan, dan transfusi darah," ujar mereka secara serempak.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved