Kecelakaan Trans Kalimantan

Sehari Dua Kali Kecelakaan di Jalan Trans Kalimantan, Polisi Beberkan Kondisi Korban Terkini

Akibat kejadian ini, satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia dan satu kritis.

Sehari Dua Kali Kecelakaan di Jalan Trans Kalimantan, Polisi Beberkan Kondisi Korban Terkini
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Kolase/sid
Dua Kecelakaan hebat di Jalan Trans Kalimantan Kabupaten Kubu Raya, Kamis (5/12/2019) 

KUBU RAYA - Dalam sehari terjadi dua kecelakaan besar di Jalan Trans Kalimantan tepatnya di Kecamatan Sungai Ambawang.

Kasat Lantas Polres Kubu Raya, Fauzan menyebutkan dua kecelakaan itu terjadi dalam sehari.

Pertama sekitar pukul 04.00 WIB di daerah IPDN Kalbar yang melibatkan mobil Pajero milik Dinas Kesehatan Melawi dan sebuah sepeda motor yang dikendarai pasutri, bahkan langsung menabrak rumah warga.

Akibat kejadian ini, satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia dan satu kritis.

Sementara kecelakaan kedua terjadi di KM 72 tepatnya, di Desa Mungguk Jering. Kecelakaan ini melibatkan Bus Sentosa dengan Truck Teronton.

Fauzan, menyebutkan untuk keterangan lengkap terkait kecelakaan bus berpenumpang dengan tronton ini masih dalam penyelidikan.

POPULER - Kilas Balik Pasutri Korban Laka Mobil Dinas Kesehatan Melawi, Suami Tewas Istri Kritis

"Untuk laporan keseluruhan kita masih melakukan penyelidikan dan korban juga dalam penanganan medis. Saat ini saya hanya bisa memberikan keterangan terkait kronoligis saat melakukan evakuasi," ucap Kasatlantas Polres Kubu Raya, Jumat (6/12/2019).

Ia menyebutkan Bus Sentosa berjalan dari arah Pontianak menuju Kapuas Hulu, sedangkan Tronton berjalan dari arah Sanggau menuju Pontianak dengan muatan kosong.

Mobil Dinas Kesehatan Melawi alami Kecelakaan di Jalan Trans Kalimantan Sungai Ambawang, Rabu (4/11/2019), Mobil meluncur dari arah Tayan bertabrakan dengan sepeda motor dan menambrak rumah warga
Mobil Dinas Kesehatan Melawi alami Kecelakaan di Jalan Trans Kalimantan Sungai Ambawang, Rabu (4/11/2019), Mobil meluncur dari arah Tayan bertabrakan dengan sepeda motor dan menambrak rumah warga (TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Polsek Ambawang)
Truk Tronton dan Bus Sentosa yang terlibat kecelakaan di Jalan Trans Kalimantan, Desa Gunung Benua (Sesudah Simpang Kedokok dari Arah Simpang Ampar), Kamis (5/12/2019).
Truk Tronton dan Bus Sentosa yang terlibat kecelakaan di Jalan Trans Kalimantan, Desa Gunung Benua (Sesudah Simpang Kedokok dari Arah Simpang Ampar), Kamis (5/12/2019). (TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA)

Terjadinya kecelakaan bermula, saat tronton itu hendak menyalip Damri didepannya, namun tiba-tiba dari arah berlawanan datang sebuah bis.

Karena jarak yang dekat maka terjadikan kecelakaan.

"Korban yang telah kita identifikasi untuk kondisi sopir, baik sopir bus maupun tronton sama-sama mengalami luka berat. Dan untuk penumpang kita masih dalam proses lidik untuk mengumpulkan keterangan. Jadi tidak ada yang meninggal dunia, hanya mengalami luka berat," tambahnya.

TKP ada di KM 72, jadi komunikasi dengan anggota yang dilapangan terhambat pasalnya tidak ada sinyal.

Sampai saat ini, Fauzan masih mengumpulkan bahan keterangan baik saksi di TKP maupun saksi yang mengetahui kejadian.

Mengingat dalam sehari ada dua kecelakaan yang besar, Fauzan memberikan imbauan pada masyarakat.

"Mengingat kondisi jalan yang cukup panjang, agar tetap berhati-hati tidak saling menyalip dengan kendaraan didepannya. Untuk kecepatan di Jalan Trans Kalimantan ini cukup tinggi, kemudian saat lelah harus beristirahat," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved