Komunitas Sayang Kubu Raya, Bekerja Ikhlas Menjadi Mediator Keluh Kesah Masyarakat 

Komunitas ini mendedikasikan diri untuk membantu masyarakat Kubu Raya khususnya di pedalaman yang sangat jarang terjangkau.

Komunitas Sayang Kubu Raya, Bekerja Ikhlas Menjadi Mediator Keluh Kesah Masyarakat 
TRIBUNPONTIANAK/Maudy Asri Gita Utami
Sayang Kubu Raya menjadi komunitas di daerah Kubu Raya yang sangat bersinergi dengan relawan, pemerintah dan juga Rumah Zakat. 

KUBU RAYA - Sayang Kubu Raya menjadi komunitas di daerah Kubu Raya yang sangat bersinergi  dengan relawan, pemerintah dan juga Rumah Zakat.

Wadah komunitas sayang Kubu Raya ini sendiri sudah memasuki tahun kedua berdirinya.

Komunitas ini mendedikasikan diri untuk membantu masyarakat Kubu Raya khususnya di pedalaman yang sangat jarang terjangkau.

Ketua komunitas Sayang Kubu Raya, Juliansyah ini mengaku sangat berterimakasih kepada kepada seluruh anggota yang dengan ikhlas hati ikut serta menolong saudara-saudaranya dan berdedikasi tanpah pamrih khususnya bagi anak-anak yatim, yatim piatu dan duafa.

Lintas Komunitas Bantu Korban Banjir Bukit Segoler

"Selama ini kita tahu, namanya komunitas itu kan tidak memiliki lembaga khusus."

"Kita berdiri dengan niat sebagai relawan dan juga mediator masyarakat dalam menyampaikan setiap keluh kesah yang ada di lingkungannya atau daerah Kubu Raya," sebutnya.

Lanjutnya, sebagai komunitas yang bergerak di bidang kemanusiaan, tujuan utama dalam terbentuknya komunitas ini ialah membantu orang-orang yang kurang mampu.

"Banyak anak yatim yang kadang tidak mendapat perhatian khusus, kita sendiri sangat sedih dan miris ketika seharusnya ia merasakan hidup yang bahagia bersama keluarga namun kadang ia tidak bisa lagi merasakannya."

"Hal ini yang membuat hati kita tergerak untuk mengajak mereka sepeti berbagi kebahagiaan walau sekecil apapun," tuturnya.

Walupun tidak terfokus pada rumah yatim piatu, ia merasa masih banyak lagi anak-anak yatim yang juga kurang beruntung dalam hidupnya.

Halaman
12
Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved