Polisi akan Panggil Pemilik CV KQP Terkait Penambangan Pasir di Bibir Pantai Kendawangan

Pihaknya menduga aktivitas tersebut ilegal sehingga memerlukan klarifikasi dari pemilik perusahaan.

Polisi akan Panggil Pemilik CV KQP Terkait Penambangan Pasir di Bibir Pantai Kendawangan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Penambangan Pasir di bibir Pantai Dusun Sungai Gayam, Desa Mekar Utama, Kecamatan Kendawangan yang dilakukan oleh CV. Kendawangan Quarindo Perkasa (KQP). 

KETAPANG - Setelah penambangan pasir di bibir pantai di Dusun Sungai Gayam Desa Mekar Utama Kecamatan Kendawangan dihentikan oleh Muspika Kendawangan.

Giliran Polres Ketapang yang akan memanggil pemilik CV. Kendawangan Quarindo Perkasa (KQP).

Pemilik perusahaan yang juga diketahui sebagai Kepala BNI Cabang Ketapang ini akan dimintai keterangan terkait penambangan pasir di bibir pantai tersebut.

Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto, mengatakan pihaknya akan memanggil pemilik CV. KQP terkait aktivitas pengerukan pasir di bibir pantai di Kendawangan.

Unit Reskrim Polsek Mandor Periksakan Kandungan Emas Pertambangan Ilegal

Pihaknya menduga aktivitas tersebut ilegal sehingga memerlukan klarifikasi dari pemilik perusahaan.

"Kalau soal pengerukan pasir di Kendawangan itu, kita akan panggil  pemiliknya untuk dimintai klarifikasi dan akan kita cek," kata Eko, Rabu (04/12/2019).

Pemanggilan terhadap pihak perusahaan tersebut dikatakan Eko juga sebagai langkah pencegahan terhadap aktivitas yang diduga dilakukan melanggar aturan.

Dikatakannya, pihaknya juga tidak segan untuk memberikan sanksi tegas jika memang terbukti ada pelanggaran.

Baik itu berupa sanksi administrasi atau sanksi pidana.

"Kita lihat dulu, larinya administrasi atau pidana, yang jelas akan kita panggil dulu," tegasnya.

Halaman
123
Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved