CERITA Warga Singkawang Korban Banjir, Pilih Sepekan Bertahan Jaga Rumah Hingga Takut Ada Buaya

Barang yang ada di rumah terpaksa ditumpukkan menjulang tinggi sebagai tempat ia tidur.

CERITA Warga Singkawang Korban Banjir, Pilih Sepekan Bertahan Jaga Rumah Hingga Takut Ada Buaya
TRIBUNPONTIANAK/Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Anak-anak bermain air yang membanjiri rumah mereka di kawasan Pasar Baru, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Rabu (4/12/2019). 

SINGKAWANG - Sudah hampir sepekan warga di kawasan Pasar Baru, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat harus berjuang melawan dinginnya air yang membanjiri isi rumah mereka.

Tingginya bahkan mencapai pinggang orang dewasa.

Baru beberapa hari terakhir ini air mulai surut hingga paha orang dewasa.

Beberapa ada yang mengungsi ke Shelter Harmoni di Jalan BLKI, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan.

Tjhai Chui Mie Tinjau Dampak Banjir Kiriman di Kawasan Pasar Baru Singkawang

Sementara yang lain memilih bertahan sambil menjaga barang-barang di rumah agar tidak dicuri.

"Saya tinggalkan macam tahun dulu rumah saya dibongkar, dicuri," kata warga Pasar Baru, Sri (54).

Banjir yang merendam tempat tinggalnya telah berlangsung empat tahun sejak Ia tinggal bersama suami dan dua cucu di kawasan Pasar Baru.

Rumah yang ditempati merupakan milik bos tempat suaminya bekerja sebagai supir truk.

Tahun lalu hal serupa terjadi dan memilih mengungsi ke rumah keluarganya di Kelurahan Sekip.

Namun rumahnya dibongkar orang.

Halaman
123
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved