Moeldoko: Wujudkan Kalimantan Menjadi Kawasan Green Energy

Kepala Staf Kepresidenan RI Jendral TNI (Purn) Dr. Moeldoko di lokasi acara mengatakan, upaya pembangunan Pipa Gas Bumi

Moeldoko: Wujudkan Kalimantan Menjadi Kawasan Green Energy
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko (tengah) bersama Kepala BPH Migas, M.Fashurullah Asa (kanan) dan Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji (kiri) diwawancarai wartawan saat acara Focus Group Discussion (FGD) Sinergitas Pembangunan Pipa Trans Kalimantan (ruas transmisi, wilayah jaringan distribusi dan LNG) di hotel Grand Mahkota, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (3/12/2019). 

PONTIANAK - Saat ini berdasarkan data yang dimiliki BPH Migas, panjang pipa hilir gas bumi di Kalimantan hanya sekitar 702,38 km atau 4,94 persen dari total panjang pipa gas hilir di Indonesia yaitu sebesar 14.223,79 km.

Kepala Staf Kepresidenan RI Jendral TNI (Purn) Dr. Moeldoko di lokasi acara mengatakan, upaya pembangunan Pipa Gas Bumi Trans Kalimantan ini sejalan dengan Visi Presiden Joko Widodo yang memprioritaskan lima aspek khususnya pembangunan infrastruktur.

"Kelima aspek tersebut meliputi infrastruktur, investasi, kualitas sumber daya manusia, reformasi birokrasi dan APBN yang tepat sasaran," ujarnya saat hadir langsung pada FGD yang digelar di Grand Mahkota Hotel, Selasa (3/12).

"Pembangunan pipa gas Tans Kalimantan selain mendukung kebutuhan clean energy untuk Ibu kota pemerintahan baru juga sekaligus mewujudkan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, salah satu indikatornya adalah terwujudnya keadilan energi dan keadilan wilayah terutama Kalimantan yang telah memberikan konstribusi besar pada sektor energi untuk NKRI," ungkapnya.

FGD BPH Migas

Kepala Staf Kepresidenan RI Jendral TNI (Purn) Dr. Moeldoko dan Tokoh Masyarakat Kalimantan sekaligus Ketua DPD RI Periode 2017-2019, Oesman Sapta Odang, hadir langsung pada Focus Grup Discussion (FGD) yang digelar oleh BPH Migas di Grand Mahkota Hotel Pontianak, Selasa (3/12/2019).

Pada FGD tersebut mengusung tema Sinergitas Pembangunan Pipa Gas Bumi Trans Kalimantan.

Kepala BPH Migas, M. Fashurullah Asa yang ditemui di lokasi acara FGD menyampaikan bahwa Tujuan dari FGD ini adalah untuk mendalami supply and demand gas bumi di Pulau Kalimantan, khususnya terkait pemindahan Ibu Kota Negara di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur dan juga supply and demand gas bumi di Kalimantan Barat.

Selain itu juga kegiatan ini dirancang untuk menciptakan sinergi antar Lembaga dalam mendukung keberhasilan pembangunan infrastruktur Pipa Gas Bumi Trans Kalimantan agar semua pihak terkait diharapkan memberikan kemudahan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunannya.

Penyelenggaraan FGD di Pontianak ini, merupakan rangkaian FGD yang telah dilaksanakan oleh BPH Migas sejak tahun 2018, yang diawali dengan penyelenggaraan FGD di Provinsi Kalimantan Selatan pada bulan September 2018, Audiensi dengan Gubernur Kalimantan Timur.

Dilanjutkan dengan FGD di Samarinda bulan Desember 2018, Audiensi dengan Gubernur Kalimantan Barat pada bulan Juni 2019, penyelenggaran FGD di BSD City Tangerang Banten pada tanggal 4 Juli 2019, Audiensi dengan Gubernur Kalimantan Tengah tanggal 11 Juli 2019.

Dan terakhir adalah penyelenggaran FGD di Palangkaraya Kalimantan Tengah pada tanggal 31 Juli 2019.

Dengan hadirnya para Tokoh Nasional, tokoh masyarakat, DPR dan DPD RI, Gubernur, Bupati dan akademisi, diharapkan akan didapat kesepakatan dalam pemahaman pentingnya supply and demand gas bumi di Kalimantan.

Khususnya persiapan pemindahan Ibu Kota Negara, sehingga akan mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur gas bumi. 

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved