Ditahan Imbang Depan Pendukung Sendiri, Persikat Ketapang Kecewa dengan Kepemimpinan Wasit

Persikat Ketapang pun harus berjuang kembali untuk lolos ke putaran nasional Liga 3 pada musim selanjutnya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/NUR IMAM SATRIA
Manager Tim Persikat Ketapang, Nasdiansyah Bersama Kapten Tim dari Persikat Ketapang, Eko Saat Ditemui Awak Media Usai Laga. Foto Nur Imam Satria. 

KETAPANG - Tim kebanggaan masyarakat Ketapang, Persikat Ketapang (Kalbar) harus tertunduk di depan pendukungnya sendiri setelah mereka berhasil ditahan imbang oleh Bontang City pada lanjutan leg ke-2 babak play off Liga 3 Regional Kalimantan yang diselenggarakan di Stadion Tentemak Kabupaten Ketapang, Selasa (02/12/2019).

Dengan hasil yang berkesudahan 0-0, membuat agregat tetap menjadi 2-1 untuk keunggulan Bontang City (Kaltim) setelah pada leg pertama berhasil unggul saat laga berlangsung di Kaltim.

Persikat Ketapang pun harus berjuang kembali untuk lolos ke putaran nasional Liga 3 pada musim selanjutnya.

Manager Tim Persikat Ketapang, Nasdiansyah menyatakan ketidakpuasannya atas kepemimpinan Wasit, Sumarno saat memimpin jalannya laga.

Tahan Imbang Persikat Ketapang, Bontang City Lolos Ke Putaran Nasional Liga 3

Pihaknya menuding   banyak sekali pelanggaran dan handsball yang terjadi di kotak penalti Bontang City, namun Wasit tidak menggubris kejadian tersebut.

"Berapa kali terjadi handsball dan pelanggaran di kotak penalti, namun sekalipun tidak diberikannya penalti. Saya sudah sudah menuliskan ketidakpuasan itu di berita acara pertandingan," kata Nasdiansyah usai pertandingan.

Nasdiansyah juga berterimakasih atas animo masyarakat Ketapang beserta supporter yang telah meramaikan stadion Tentemak Ketapang untuk memberikan dukungan kepada tim kebanggaan warga Ketapang ini.

Dengan hasil ini, Nasdiansyah menegaskan timnya akan kembali berlatih dan mempersiapkan diri untuk berjuang kembali agar dapat menembus putaran nasional Liga 3.

"Kita sudah maksimal. Kita sudah habis-habisan. Supporter juga sudah memberikan dukungannya yang luar biasa. Namun ini lah pertandingan, kita harus kecewa atas kepemimpinan Wasit," timpal Nasdiansyah kembali.

Selaku Kapten Tim dari Persikat Ketapang, Eko juga menyampaikan hal yang sama. Dirinya beserta rekan-rekan setimnya merasa tidak puas atas kepemimpinan Wasit.

Dirinya mengakui, sempat terjadi beberapa kali handsball yang dilakukan pemain Bontang City di kotak 16 yang seharusnya dapat dihadiahi tendangan penalti.

"Saya dan rekan-rekan sudah memberikan yang terbaik dan maksimal pada laga tersebut. Terimakasih atas semua dukungan yang diberikan oleh warga Ketapang," tandas Eko.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved