Banjir Landa Beberapa Dusun di Kecamatan Meliau, Dewan Harap Instansi Terkait Salurkan Bantuan

Untuk itu, masyarakat juga harus waspada apabila sudah terjadi hujan deras ditambah angin kencang.

Banjir Landa Beberapa Dusun di Kecamatan Meliau, Dewan Harap Instansi Terkait Salurkan Bantuan
TRIBUNPONTIANAK/Hendri Chornelius
Anggota DPRD Sanggau Fraksi PDI Perjuangan, Yeremias Marsilinus SPd SD 

"Ketinggian air yang cukup dalam hingga mencapai pinggang orang dewasa mengakibatkan beberapa ruas jalan tidak bisa dilalui dari Desa Pampang dua menuju Desa Kuala Rosan, sehingga membuat aktifitas warga lumpuh total, "kata satu diantara warga Dusun Lubuk Benuang, Desa Pampang Dua, Kecamatan Meliau, Agustinus Andi, Selasa (3/12/2019).

Puluhan rumah terendam banjir dengan kedalaman air sekitar 30 senti meter.

"Dan sampai siang ini air tetap bertahan dan tidak ada korban jiwa, "ujarnya.

Untuk itulah, Ia berharap semoga banjir segera surut dan semoga hari ini tidk ada turun hujan lagi."Apabila hujan turun lagi hari ini maka besar kemungkinan air bertambah tinggi,"pungkasnya.

Pasca-banjir yang melanda Kabupaten Sanggau menyisakan kepedihan bagi masyarakat yang menjadi korban bencana banjir. Menurut Kepala Dinas Kesehatan, dr Jones Siagian M Qih, rawan terhadap penyakit, seperti diare dan kulit.

"Kalau pascabanjir biasanya memang rawan penyakit diare dan gatal-gatal, karena air bersih itu tidak tersedia," ujar Jones, kepada Tribunpontianak.co.id, Rabu (7/3/2012).

Kadiskes menghimbau agar warga waspada terhadap diare, dengan cara senantiasa mengkonsumsi air yang sudah direbus atau dimasak terlebih dahulu.

"Kita himbau agar warga mengkonsumsi air yang sudah dimasak terlebih dahulu sampai mendidih," imbaunya.

Dia juga sudah menyiagakan petugas kesehatan dari Puskesmas terdekat untuk memantau situasi kesehatan yang dialami warga korban banjir. Di Puskesmas, dikatakannya sudah ada dokter maupun perawat yang membantu warga jika mengalami sakit.

"Seperti Sosok, sudah ada Puskesmasnya, jadi jika warga memang sakit di lokasi banjir harap lapor ke Puskesmas terdekat," ungkapnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

 
Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved