Tingginya Mobilitas dan Luas Daerah Jadi Faktor Sulitnya Penanggulangan HIV/AIDS di Ketapang

Ia pun menilai, banyak sekali tempat-tempat yang dianggap beresiko HIV/AIDS berada di daerah perhuluan.

Tingginya Mobilitas dan Luas Daerah Jadi Faktor Sulitnya Penanggulangan HIV/AIDS di Ketapang
TRIBUNPONTIANAK/Nur Imam Satria
Sekretaris Eksekutif Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Ketapang, Soepiyat. 

KETAPANG - Dari data Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat dari Januari - Juni 2019, Kabupaten Ketapang menduduki posisi kedua terbanyak terjangkit HIV/AIDS setelah Kota Pontianak dengan jumlah 40 kasus.

Berbagai macam bentuk penanggulangan hingga sosialisasi telah dilakukan oleh berbagai pihak satu diantaranya, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Ketapang.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Eksekutif Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Ketapang, Soepiyat mengungkapkan sulitnya penanggulangan HIV/AIDS di Ketapang akibat luas daerah yang sulit untuk dijangkau.

Ia pun menilai, banyak sekali tempat-tempat yang dianggap beresiko HIV/AIDS berada di daerah perhuluan.

Perilaku LSL Dominasi Orang dengan HIV/AIDS di Kabupaten Sintang

"Tentunya banyak sekali cafe-cafe atau tempat yang kita anggap beresiko HIV/AIDS yang berada di daerah sekitaran perusahaaan. Dan itu cukup sulit untuk menjangkaunya," terang Soepiyat saat diwawancarai Tribun, Selasa (02/11/2019).

Selain itu, derasnya mobilisasi penduduk yang keluar masuk di Kabupaten Ketapang membuat Soepiyat menduga angka kasus HIV/AIDS di Ketapang terus bertambah.

"Kita tau banyak sekali orang asing yang datang lalu pergi di Ketapang. Belum lagi pekerja seks yang berpindah-pindah."

"Makanya yang dapat kita bisa dilakukan yaitu sosialisasi untuk pencegahan. Jangan sampai yang telah positif dapat menularkan," paparnya.

Tercatat 54 Kasus

 Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang mencatat sebanyak 54 kasus HIV/AIDS  ditemukan oleh pihaknya selama tahun 2019.

Halaman
12
Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved