Menko Polhukam Mahfud MD Datangi KPK Laporkan Harta Kekayaan, Enggan Ungkap Jumlah Kenaikan

Kendati demikian, Mahfud enggan mengungkap besar kenaikan kekayaannya.

Youtube KOmpasTV
Menkopolhukam Mahfud MD 

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mendatangi kantor KPK, Senin (2/12/2019).

Kedatangan Mahfud MD ke kantor lembaga anti rasuah itu untuk menyetorkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara ( LHKPN).

Mahfud MD mengaku nilai kekayaannya meningkat setelah terakhir kali menyetorkan LHKPN pada 2013 lalu saat ia masih menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi.

"Sejak zaman saya laporan terakhir jadi pejabat itu tahun 2013 tentu ada penambahan, kan sudah enam tahun," kata Mahfud usai melaporkan LHKPN-nya, Senin siang.

Kendati demikian, Mahfud enggan mengungkap besar kenaikan kekayaannya.

Tangisan Sang Ibu Tak Terbendung, Jenazah Nadin Didekap Erat Seakan Tak Mau Dilepas

Ia mengatakan bahwa hal itu menjadi wewenang KPK untuk mempublikasikan kekayaan pejabat publik.

Mahfud menegaskan, melaporkan harta kekayaan merupakan kewajiban penyelenggara negara.

Ia menyebut bahwa menteri-menteri lain di Kabinet Indonesia Maju ada yang belum melaporkan kekayaan karena kesulitan.

"Yang Saya dengar yang agak lambat itu kan yang dari swasta, karena itu memang rumit, bukan karena nggak mau tapi rumit laporannya," kata Mahfud.

Menurut Mahfud, ia merasa lebih mudah melaporkan kekayaannya karena ia sudah rutin menyetor LHKPN saat menjabat di posisi-posisi sebelumnya.

Halaman
12
Editor: Nasaruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved