Laka Lantas di Karangan Selesai dengan Kekeluargaan

Kecelakaan yang terjadi yakni antara mobil yang dikendarai Dendi Hasbudi dan sepeda motor yang dikendarai Rukam.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Penyelesaian laka lantas secara kekeluargaan di Polsek Mempawah Hulu. 

LANDAK - Unit Lalu Lintas Polsek Mempawah Hulu menempuh upaya kekeluargaan pada penanganan kasus kecelakaan yang terjadi pada Senin (25/11/2019 di Jalan Raya Desa Karangan.

Kecelakaan yang terjadi yakni antara mobil tangki CPO nopol A 8956 ZE yang dikendarai Dendi Hasbudi dan sepeda motor honda supra x nopol KB 2754 HV yang dikendarai Rukam.

Upaya mediasi secara kekeluargaan ini adalah permintaan langsung dari pihak korban, upaya ini merupakan penyelesaian di luar peradilan pidana/ secara kekeluargaan.

Kanit Lantas Polsek Mempawah Hulu Bripka Widi Suryadi mengatakan, permintaan penyelesaian secara kekeluargaan oleh pihak korban kepada unit lantas Polsek Mempawah Hulu.

Sopir Kontainer Meninggal Saat Kecelakaan Kerja, Pengurus ALFI Belum Ketahui Informasinya

Dimana laka ini suatu perkara laka lantas yang berada ditingkatan kecelakaan ringan, karena korban hanya mengalami luka ringan dan kerugian materiil saja.

Hasil dari pertemuan di Kantor Unit Lantas Polsek Mempawah Hulu tersebut, kedua belah pihak sepakat permasalahan kecelakaan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

Kedua belah pihak sepakat tidak akan mengungkit lagi permasalahan ini dikemudian hari, dan pernyataan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang disepakati oleh kedua belah pihak ditanda tangani diatas materai.

Laka Tunggal Mobil Terjun ke Semak-semak

Kecelakaan tunggal terjadi di Dusun Beres, Desa Tonang, Kecamatan Sengah Temila tepatnya di Jalan Raya Ngabang-Pontianak Km 120 pada Jumat (22/11/2019).

Kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut dialami oleh kendaraan mobil toyota sienta warna putih dengan Nomor Polisi (Nopol) KB 1054 BM yang keluar dari badan jalan dan masuk ke semak-semak yang curam tepatnya di tikungan.

Kapolsek Sengah Temila Ipda Hengki Gunawan menjelaskan, kendaraan mobil toyota Sienta datang dari arah Ngabang menuju Pontianak.

Sesampainya di Dusun Beres, Desa Tonang, Kecamatan Sengah Temila, pengendara Reza Saputra (21) yang beralamat Desa Sei Purun, Kecamatan Sei Pinyuh menghindari kucing di tikungan sebelum jembatan Dusun Beres, Desa Tonang.

Dengan kecepatan 60 hingga 70 km per jam, sehingga pengendara tidak bisa mengendalikan kendaraan tersebut.

Lalu keluar dari pembatas beram jalan dan jembatan, kemudian terguling dan jatuh ke semak-semak beram yang curam.

Dalam kejadian tersebut, pengemudi mobil mengalami luka benturan di bahu sebelah kiri. Sedangkan penumpangnya Saipul (20) warga Desa Peniti Dalam Dua, Kecamatan Segedong mengalami luka lecet pada lengan belakang sebelah kiri.

"Sedangkan penumpang lain atas nama Nadia Dwi Amanda (16) yang beralamat di Gg Damai, Dusun Tungkul, Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang mengalami patah kaki sebelah kiri," jelas Kapolsek.

Kemudian Rika Dayang Sirnawati (20) yang beralamat di Plasma 1, Dusun Ampar Saga II, Kecamatan Ngabang mengalami luka lebam pada mata sebelah kiri, nyeri pada leher, dan mengeluh kesakitan pada pinggang.

"Mengetahui kejadian itu, anggota unit Laka lantas Polsek Sengah Temila langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk membuat sket Kasar TKP dan membawa korban ke Puskesmas Senakin untuk mendapat pengobatan dari pihak medis," ungkap Kapolsek. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved