Hari AIDS Sedunia: Ini Kisah Orang dengan HIV/AIDS di Pontianak Jalani Hidup Bersama Keluarga

Ibu dengan lima anak ini harus tegar menghadapi kenyataan dirinya terjangkit virus yang sampai saat ini tidak ada obat

Hari AIDS Sedunia: Ini Kisah Orang dengan HIV/AIDS di Pontianak Jalani Hidup Bersama Keluarga
(Shutterstock)
Ilustrasi 

Tribun Pontianak berkesempatan mewawancarai Orang dengan HIV-AIDS (ODHA) di Pontianak.

Wawancara ini Tribun lakukan di kediamannya, Jumat (29/11/2019).

Orang dengan HIV-AIDS (ODHA) di Pontianak ini adalah seorang perempuan berumur 44 tahun yang sudah sejak 2014 divonis mengidap HIV.

Ibu dengan lima anak ini harus tegar menghadapi kenyataan dirinya terjangkit virus yang sampai saat ini tidak ada obat yang dapat menyembuhkannya.

Ibu lima anak ini menceritakan awal mulanya ia terjangkit virus HIV itu dari almarhum suaminya. Ketahuannya pun setelah sang suami meninggal dunia karena HIV-AIDS.

Bahkan tidak hanya sang ibu, satu dari lima anaknya juga positif tertular HIV.

Gay Terpapar HIV Tertinggi di Kalimantan Barat Sepanjang 2019

Kondisi ini membuat sang ibu merasa tertekan.

"Awalnya saya tidak tahu kalau saya terkena HIV. Awalnya dari suami, dia mula-mula sakit seperti demam biasa, diare, terus bersambung dengan kulit yang bercak merah tetapi diobati dan sembuh. Kemudian berlanjut lagi sering sariawan," ucap Orang dengan HIV-AIDS (ODHA) ini saat diwawancarai Tribun Pontianak secara eksklusif di kediamannya, Jumat (29/11).

Dirinya mengetahui suami tekena HIV AIDS itu pada Maret 2014, sepekan setelah sang suami wafat.

Ia tegaskan kalau sekitar dua tahun sebelum meninggal, suaminya sering sakit tetapi dia tidak mengeluh dan tetap beraktivitas seperti biasa.

Halaman
1234
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved