Polres Limpahkan Kasus Korupsi Pj Kades dan Bendahara Desa Tanjung Pasar ke Kejaksaan

Keduanya diduga melakukan korupsi yang merugikan negara hingga mencapai Rp 689 juta.

Polres Limpahkan Kasus Korupsi Pj Kades dan Bendahara Desa Tanjung Pasar ke Kejaksaan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang menerima tahap 2 atau penyerahan tersangka yakni mantan Pj Kepala Desa (Kades) dan Bendahara Desa Tanjung Pasar, Kecamatan Muara Pawan serta barang bukti dari Polres Ketapang terkait kasus dugaan korupsi Dasa Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). 

KETAPANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang menerima tahap 2 atau penyerahan tersangka yakni mantan Pj Kepala Desa (Kades) dan Bendahara Desa Tanjung Pasar, Kecamatan Muara Pawan serta barang bukti dari Polres Ketapang terkait kasus dugaan korupsi Dasa Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). 

Keduanya diduga melakukan korupsi yang merugikan negara hingga mencapai Rp 689 juta.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ketapang melalui Kasi Intel Kejari Ketapang, Agus Supriyanto membenarkan pihaknya, Kamis (28/11/2019) telah menerima tahap dua atau penyerahan tersangka dan barang bukti dari Polres Ketapang terkait kasus dugaan korupsi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa, Desa Tanjung Pasar.

“Dua tersangka tersebut yakni mantan Pj Kades Desa Tanjung Pasar yakni M. Hasan serta Bendahara Desa, Heri Yunanda,” kata Agus, Kamis (28/11/2019).

Tersangka Kasus Korupsi Penyertaan Modal PD Uncak Ajukan Tahanan Kota

Ia melanjutkan, kedua tersangka tersebut diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana dirubah dengan undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1).

“Keduanya melakukan penyalahgunaan kewenangan dengan tidak melaksanaan beberapa item pembangunan atau ada pembangunan fiktif namun membuat laporan palsu untuk mencairkan dana tersebut sehingga negara mengalami kerugian sebesar Rp 689 juta,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini kedua tersangka sudah diamankan oleh Jaksa Penuntut Umum untuk kemudian mengikuti proses hukum lanjutan dan akan dibawa ke Lapas Pontianak untuk kemudian dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pontianak.

“Rencana hari ini kedua tersangka kita bawa ke Pontianak untuk dilakukan penahanan di Lapas Pontianak,” akunya.

 Laporan Palsu

Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto melalui Anggota Unit Tipikor Polres Ketapang, Aiptu Manurung, mengaku kasus dugaan korupsi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Tanjung Pasar Kecamatan Muara Pawan terungkap atas adanya informasi awal dari masyarakat yang kemudian dilakukan penyelidikan oleh pihaknya.

Halaman
12
Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved