Breaking News:

Jaga Kelestarian Satwa Liar Dilindungi, YPI Sosialisasi Kepemilikan Senpi Rakitan

Pilipus Rusli menekankan bahwa konpensasi yang diberikan jangan diartikan bahwa YPI membeli senjata masyarakat.

TRIBUNPONTIANAK/Alfon Pardosi
Sosialisasi yang dilaksanakan di YPI bersama Forkomincam di Desa Engkangin. 

Danramil juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa penerimaan Bintara dan Tamtama dilakukan 3-4 kali dalam setahun.

"Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan anaknya dipersilakan dan tidak dipungut bayaran," ungkapnya.

Camat Air Besar F Herry Sarkinom S Sos berpesan bahwa masyarakat harus memanfaatkan peluang yang ada, jangan bergantung kepada orang selamanya.

Selain itu, YPI cuma beberapa tahun, dengan kehadiran YPI silakan dimanfaatkan untuk belajar bagaimana pertanian organik dan menanam pohon atau buah atau sayuran yang menghasilkan.

"Penyerahan senjata diharapkan dapat dilaksanakan dengan lancar dan komitmen untuk tetap menjaga kelestarian satwa liar dilindungi dengan tidak di buru untuk di jual dan di konsumsi," kata Camat.

Sedangkan Kapolsek Air Besar Iptu R Doloksaribu sebagai narasumber menyampaikan bahwa kepemilikan senjata api sudah di atur dalam undang-undang yaitu UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Serta diperkuat dengan perizinan kepemilikan senjata api diatur dalam Surat Keputusan KAPOLRI No. POL Nomor SKEP/82/II/2004 tentang petunjuk pelaksanaan pengamanan pengawasan dan pengendalian senjata api non organik TNI/POLRI.

Pada sosialisasi ini Kapolsek juga menyampaikan bahwa, kompensasi yang diberikan sebagai wujud apresiasi kepada masyarakat berupa bantuan akses air bersih ini sangat penting untuk kelangsung generasi mendatang.

"Adanya air bersih akan membuat hidup mejadi sehat dan hidup sehat akan mengakibatkan kecerdasar generasi untuk lebih maju dan berkembang, SEHAT PASTI PINTAR," tutur Kapolsek.

Sebagai penutup Kapolsek berpesan bahwa, kita masyarakat harus berfikir lebih maju, meski berkembang.

"Mari berkomitmen menjaga kelestarian hutan dengan tidak memburu satwa dilindungi khususnya di wilayah Cagar Alam Gunung Nyiut," harapnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

 
Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Maudy Asri Gita Utami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved