Insiden Pengeroyokan Suporter, DPR Minta Pemerintah Malaysia Minta Maaf

Jika penanganan kasus ini dirasa tidak objektif penanganannya, maka kami akan menuntut agar diselesaikan dengan cara yang benar

Editor: Arief
MUHAMMAD ROBBANI/BOLASPORT.COM
Ricuh suporter di Malaysia 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia secara tegas menuntut permintaan maaf oleh pemerintah Malaysia atas kasus pengeroyokan suporter.

Kasus pengeroyokan dua suporter di Malaysia rupanya masih berbuntut panjang.

Kali ini, giliran DPR RI yang mulai gerah atas penanganan pemerintah Malaysia dalam kasus tersebut.

DPR meminta kepada pemerintah Malaysia untuk meminta maaf secara terbuka kepada Indonesia dan terus mengawal proses hukum pelaku pengeroyokan terhadap suporter timnas Indonesia.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh ketua komisi X DPR Syaiful Huda.

"Akhir kasus ini tergantung pada bagaimana pemerintah Malaysia menanganinya," ujar Syaiful Huda dikutip BolaSport.com dari AntaraNews.com.

"Terlebih lagi, masih ada suporter kita yang masih ditahan di sana."

"Untuk itu, kita akan tuntun supaya suporter tersebut dibebaskan secepatnya," ucapnya menambahkan.

Menurut Syaiful, masalah ini harus segera diselesaikan sebab masyarakat Indonesia masih menunggu langkah apa yang akan dilakukan Malaysia.

Jika tidak segera dituntaskan, Syaiful khawatir, masalah ini akan menimbulkan dendam dan pertandingan-pertandingan kedua negara ke depan tak akan bisa berlangsung dengan aman dan nyaman.

"Kami akan terus memantau perkembangannya," kata Syaiful.

"Kami akan melihat dan menunggu apakah ada itikad baik dari pemerintah Malaysia."

"Jika penanganan kasus ini dirasa tidak objektif penanganannya, maka kami akan menuntut agar diselesaikan dengan cara yang benar," tuturnya menegaskan.

Perihal Menpora Malaysia, Syed Saddiq yang sudah meminta maaf melalui akun media sosialnya, Syaiful menganggap hal itu bukanlah cara yang tepat.

Oleh sebab itu Syaiful tetap menuntut pemerintah Malaysia mengajukan permintaan maaf secara terbuka dan gentle kepada Indonesia.

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved