Deklarasi ODF di Desa Maboh Permai Kecamatan Belitang

IPTU Suritno dalam hal ini mendukung penuh pelaksanaan ODF/Stop BABS di desa Maboh Permai.

Deklarasi ODF di Desa Maboh Permai Kecamatan Belitang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MARPINA SINDIKA WULANDARI
Penandatangan prasasti oleh Asisten ll serta penyerahan piagam stop BABS untuk desa Maboh Permai, Selasa (26/11/2019). 

SEKADAU- Desa Maboh Permai Kecamatan Belitang menjadi satu diantara Desa yang telah Mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan (BABS), di Kabupaten Sekadau, Selasa (26/11/2019).

Kegiatan dihadiri oleh Asisten II Paulus Yohanes, Kepala Dinkes Sekadau Emanuel, SKM, Kapolsek Belitang IPTU Suritno, Forkopimka Belitang.

Kepala Puskesmas Belitang dr. Christian, Kades se Kecamatan Belitang, toga, tomas, todat dan elemen masyarakat Belitang.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu indonesia raya kemudian dilanjutkan dengan tarian cuci tangan pakai sabun dari pelajar tingkat SD Desa Maboh Permai.

Kapolsek Air Besar Pimpin Anev Bulanan, Ini Penekananya

Dalam kesempatan ini Asisten II membuka secara simbolis kegiatan deklarasi ODF desa Maboh Permai serta memberikan apresiasi kepada masyarakat yang tidak memiliki jamban dan sudah memiliki wc pribadi disetiap rumah.

Serta turut mengucapkan terimakasih kepada panitia dan kerjasama yang baik antara instansi pemerintah maupun TNI,Polri sehingga kegiatan ODF berlangsung aman, lancar dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut Kades Maboh Permai Sebastian menyampaikan bahwa Desa Maboh Permai siap menjadi Desa ODF / stop BABS.

Serta siap melanjutkan pilar ke 2 Sanitasi Totak Berbasis Masyarakat (STBM) cuci tangan pakai sabun.

Sementara Plt. Camat Belitang Jaluk menyampaikan bahwa pelaksanaan deklarasi ODF stop BABS desa Maboh Permai merupakan desa kedua yang mewakili Kecamatan Belitang.

Hari Terkakhir Verifikasi Berkas, BKPSDM Pontianak Terima Berkas Pelamar Hingga Pukul 17.00 WIB

Karena sebelumnya desa Menua Prama terlebih dahulu mendeklarasikan ODF.

Sementara Kadis Kesehatan Emanuel menjelaskan ada beberapa faktor yang mempengaruhi kesehatan yakni dari lingkungan, perilaku, dan pelayanan kesehatan.

Selanjutnya Kapolsek Belitang, IPTU Suritno dalam hal ini mendukung penuh pelaksanaan ODF/Stop BABS di desa Maboh Permai.

Personel Polsek juga disiagakan selama pelaksanaan kegiatan guna memberikan rasa aman, nyaman dan lancar selama pelaksanaan kegiatan.

Menutup rangkaian kegiatan dilakukan penandatangan prasasti oleh Asisten ll serta penyerahan piagam stop BABS untuk desa Maboh Permai.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved