Satu di Antara Sosok di Balik Sukses Mendunia Daud Yordan

Adapun 3 gelar dunia yang berhasil diperoleh Cino adalah kelas bulu IBO (2012), kelas Ringan IBO (2013) dan kelas Welter Yunior IBA (2019).

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok Mahkota Promotion
Dr.(H.C.) Urgyen Rinchen Sim, atau yang akrab dipanggil sebagai Bang Simon, Managing Director dan International Matchmaker dari Mahkota Promotions (tengah) bersama Raja Sapta Oktohari dan Daud Yordan . 

PONTIANAK - Daud "Cino" Yordan petinju kebanggaan Kalimantan Barat asal Kayong Utara, berhasil merebut gelar juara dunia tinju IBA dan sekaligus WBO Oriental kelas Welter Yunior.

Kesuksesan Cino ini membuatnya catatan sejarah dengan tinta emas sebagai orang pertama dalam sejarah tinju Indonesia menjadi Juara Dunia di 3 kelas (divisi) berbeda.

Adapun 3 gelar dunia yang berhasil diperoleh Cino adalah kelas bulu IBO (2012), kelas Ringan IBO (2013) dan kelas Welter Yunior IBA (2019).

Dalam rilis yang diterima Tribun, sederetan prestasi demi prestasi yang diraih Cino, tidak terlepas tangan dingin promotor dan management yang menaunginnya selama ini.

Adalah seorang Dr.(H.C.) Urgyen Rinchen Sim, atau yang akrab dipanggil sebagai Bang Simon, Managing Director dan International Matchmaker dari Mahkota Promotions yang selalu jeli dalam menganalisa dan mencarikan calon lawan buat Cino.

Pulang ke Kampung Halaman, Daud Yordan Bakal Diarak Keliling Sukadana

Disamping itu dia juga berperan sebagai manajer, sahabat, dan sekaligus Kakak bagi Cino dan juga petinju2 dalam naungan Mahkota Promotions lainnya.

Bersama dengan partner dan sahabat karibnya Raja Sapta Oktohari (Okto) serta Gustiantira Alandy (Tira), bahu membahu menjadi satu kesatuan team managemen tinju yang mungkin merupakan Promotor terbaik di Indonesia dan bahkan salah satu yang terbaik di Asia saat ini.

Selain menanganin petinju-petinju terkemuka Indonesia seperti Daud Yordan, Ongen Saknosiwi, Ilham Loesia, Hisar Mawan, dan lain-lain.

Mahkota Promotions sekarang sudah mulai merambah dengan menangani petinju-petinju mancanegara, seperti Efasha Kamarudin (Singapura), Aniya Seki (Japan), Alain Chervet (Swiss), serta beberapa petinju Thailand lainnya, bekerja sama dengan promotor-promotor Asia dan Eropa seperti, Evolution Fight Series Thailand, Nankornlung Promotions, Golden Gloves Asia Singapore, dan Swiss Pro Boxing.

Networking luas dan kemampuan negosiasi dalam dunia tinju profesional di Indonesia maupun mancanegara pria keturunan darah Tibet ini, membuatnya dikenal sebagai Al Haymon of Asia.

Al Haymon sendiri sejatinya adalah seorang legenda promotor, boxing advisor dan world matchmaker dalam percaturan tinju profesional dunia.

Simon, juga mungkin merupakan salah dua pelaku tinju dunia bersama dgn Vitalli Klitschko (Mantan Juara Dunia WBC Kelas Berat dari Ukraina), yang menyandang gelar tertinggi dalam dunia pendidikan yaitu Doktor.

Cino bahkan mempunyai julukan tersendiri bagi nya yaitu TBS (The Best Simon) dan Bapak Manajemen. Entah darimana panggilan tersebut awalnya bermula, tetapi sepertinya merupakan refleksi persahabatan dan persaudaraan mereka selama ini yang sudah seperti keluarga besar.

Salah satu impiannya membuat Daud Yordan menjadi Juara Dunia Tinju di 3 Kelas sudah tercapai, target berikutnya pada 2020 adalah menambah 1 Gelar Juara Dunia sehingga mencapai rekor 4 Kali Juara Dunia (4 times World Champion).

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Zulkifli
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved